Laporkan Masalah

Kajian geografi politik terhadap perubahan perolehan suara Partai Keadilan Sejahtera pada Pemilu 2004 dan 2009 di kota Yogyakarta

Ernawati, Dr. M. Baiquni, M.A.; Dr. Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.

2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penelitian ini mengambil judul Kajian Geografi Politik Terhadap Perubahan Perolehan Suara Partai Keadilan Sejahtera Pada Pemilu 2004 Dan 2009 Di Kota Yogyakarta. Pergeseran atau perubahan suara menjadi hal yang lazim terjadi pada sebuah partai yang telah mengikuti beberapa kali dalam Pemilu. Hal inilah yang menarik untuk dikaji lebih dalam dengan perspektif yang berbeda dari kajian-kajian politik pada umumnya, yaitu dengan menggunakan perspektif geografi politik yang lebih menekankan aspek keruangan dan regional. Penelitian ini berlokasi di Kota Yogyakarta. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data yang digunakan adalah data kepadatan penduduk, jumlah penduduk usia muda, jumlah masjid dan jumlah keluarga sejahtera, jumlah Pos Wanita Keadilan (PWK) dan jumlah caleg. Unit analisis yang dipakai adalah kelurahan. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis LQ (Location Quotient) dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 23 kelurahan suara mengalami penurunan dan 22 kelurahan sisanya mengalami kenaikan. Penurunan suara PKS di 23 kelurahan ini karena ada loyalitas pemilih PDIP dan cenderung tertutup terhadap PKS. Selain itu, karena adanya fenomena "Tsunami Demokrat". Perubahan suara PKS ada hubungannya dengan beberapa factor. Faktor-faktor tersebut adalah jumlah penduduk usia muda, jumlah masjid dan jumlah keluarga sejahtera. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin banyak jumlah penduduk usia muda, jumlah masjid dan jumlah keluarga sejahtera suara PKS semakin tinggi. Selain itu, ada faktor internal dari PKS yang berhubungan dengan perubahan suaranya yaitu Pos Wanita Keadilan (PWK) sehingga semakin banyak PWK maka suara PKS semakin tinggi.

The title of this study is "The Study Of Political Geography To The Partai Keadilan Sejahtera's Vote Getters Changes In The Election 2004 And 2009 At Yogyakarta City". The reason of the study is because friction or changes of the vote getters become the inveterate matter became to a party followed several times in the election. Is not be excepted to Partai Keadilan Sejahtera (PKS) in Yogyakarta city. This matter draw to be studied deeper in perspectively is different than political study generally, that is by using in perpective of more emphasizing political geography by aspect of column and regional. This study is take in Yogyakarta city. This study used the secunder datas. They are the density population, the young age population, the mosque, the welfare family, caleg and Pos Wanita Keadilan (PWK). The analysis unit is a chief of village (kelurahan). The technic of analysis used analysis LQ (Location Quotient) and the correlation of product moment. The Result of this study are the PKS's up to 22 kelurahan and 23 kelurahan are minus. They are causes the loyality of PDIP's voters and relative to closed to PKS and the "Tsunami Demokrat" phenomena. The factors wich is related to PKS's vote getter are the young age population, the mosque and the welfare family. It's an indicated about summary of highly the young age population, the mosque and the welfare family, PKS's vote getter is so too. And also to Pos Wanita Keadilan (PWK).

Kata Kunci : geografi politik, distribusi basis, faktor geografi wilayah, mesin kampanye partai,political geography, the bases distribution, the geography factor, campaign machine of the party

  1. S1-2009-161436-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-161436-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-161436-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-161436-Title.pdf