Pembuatan Virtual Reality Wisata Interaktif 3D Candi Wisnu Kompleks Candi Prambanan sebagai Upaya Pelestarian Budaya
Ummu Hanifah Supriyanti, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI SURVEI DAN PEMETAAN DASAR
Candi
Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang diakui
UNESCO sebagai warisan budaya dunia sejak tahun 1991. Sebagai salah satu candi utama
selain Candi Siwa dan Candi Brahma, Candi Wisnu memiliki nilai sejarah,
arsitektur, dan simbolisme tinggi, termasuk relief kisah Kresna yang terletak
pada bagian selasar. Hal ini mengakibatkan tingginya
kunjungan wisatawan sehingga menimbulkan risiko kerusakan dan menuntut upaya
konservasi. Pembatasan akses dan kondisi candi membuat pengunjung sulit
mengamati detail relief secara optimal, sehingga diperlukan media alternatif
yang tetap mendukung pelestarian. Proyek akhir ini
bertujuan mengembangkan aplikasi Virtual Reality (VR) wisata interaktif
3D Candi Wisnu sebagai media alternatif untuk memperkenalkan warisan budaya
secara imersif tanpa mengganggu kelestarian fisiknya.
Pengembangan aplikasi Virtual
Reality dilakukan dengan menggunakan Game Engine Unity dan data 3D Candi Wisnu tingkat
LoD 4 hasil tim peneliti TSPD SV UGM. Pembuatan aplikasi terdiri dari tiga
tahapan utama: pembuatan lingkungan virtual, pengembangan sistem pergerakan
pemain, dan implementasi sistem interaksi. Sistem interaksi tidak hanya
mencakup pop-up informasi, tetapi juga navigasi first-person yang
memungkinkan eksplorasi bebas, sehingga pengguna dapat memperoleh informasi
tepat saat dibutuhkan atau saat mendekati objek-objek interaktif. Informasi
yang disajikan meliputi teks mengenai arca, relief, serta informasi umum mengenai
Candi Wisnu. Setelah aplikasi berhasil dijalankan pada perangkat PC, pengujian
usabilitas dilakukan terhadap 37 responden dari berbagai usia dan latar
belakang, termasuk masyarakat umum serta pengelola Candi Prambanan menggunakan
kuesioner skala Likert (1–5)
berdasarkan kerangka 5E Usability (Effectiveness, Efficiency, Engaging,
Error Tolerance, dan Ease of Learning).
Produk proyek akhir
ini berupa aplikasi Virtual Reality Wisata Interaktif 3D Candi Wisnu
yang dijalankan pada perangkat PC dengan navigasi first-person. Aplikasi
menampilkan model 3D lingkungan candi yang interaktif dan dilengkapi fitur pop-up
informasi otomatis pada relief dan arca, sehingga pengguna dapat menikmati
Candi Wisnu secara tidak langsung sekaligus memahami nilai budayanya. Hasil
pengujian usabilitas menunjukkan skor rata-rata 91,7%, yang termasuk kategori
sangat layak, menandakan bahwa aplikasi mudah digunakan, efektif, dan
memberikan pengalaman eksplorasi yang menyenangkan. Secara keseluruhan,
aplikasi ini efektif sebagai media edukatif dan pelestarian budaya digital,
mampu menghadirkan pengalaman imersif yang nyaman dan interaktif bagi semua
pengguna, serta mendukung pembelajaran budaya secara menyenangkan.
Prambanan
Temple is the largest Hindu temple complex in Indonesia, recognized by UNESCO
as a World Cultural Heritage site since 1991. As one of the three main temples
alongside Shiva Temple and Brahma Temple, Vishnu Temple holds significant
historical, architectural, and symbolic value, including reliefs depicting the
story of Krishna carved along its gallery. This cultural importance has
attracted a high number of visitors, which poses risks of physical
deterioration and demands conservation efforts. Restricted access and the
preservation policies implemented at the temple make it difficult for visitors
to closely observe the reliefs in detail, thus requiring alternative media that
can both provide cultural experiences and support preservation. This study aims
to develop a 3D interactive Virtual Reality (VR) tourism application of Vishnu
Temple as an alternative medium to introduce cultural heritage in an immersive
way without compromising its physical sustainability.
The
VR application was developed using the Unity game engine and Level of Detail
(LoD) 4 3D data of Vishnu Temple produced by the TSPD SV UGM research team. The
development process consisted of three main stages: constructing the virtual
environment, designing the player movement system, and implementing the
interaction system. The interaction system incorporates not only pop-up
information but also first-person navigation, enabling users to freely explore
the temple and access contextual information when approaching interactive
objects. The displayed information includes textual descriptions of statues, reliefs,
and general knowledge about Vishnu Temple. After the application was
successfully deployed on PC devices, usability testing was conducted with 37
respondents of diverse ages and backgrounds, including general visitors and
Prambanan Temple management staff. The evaluation employed a Likert scale (1–5)
questionnaire based on the 5E Usability framework, which consists of
Effectiveness, Efficiency, Engaging, Error Tolerance, and Ease of Learning.
The
research output is an Interactive 3D Virtual Reality application of Candi
Wisnu, designed for PC with first-person navigation. The application presents
an interactive 3D model of the temple environment and features automatic pop-up
information on reliefs and statues, allowing users to virtually experience
Candi Wisnu while gaining an understanding of its cultural values. Usability
testing revealed an average score of 91.7%, categorized as highly feasible,
indicating that the application is user-friendly, effective, and provides an
engaging exploration experience. Overall, the application proves to be an
effective tool for educational purposes and digital cultural preservation,
offering an immersive, comfortable, and interactive experience for all users
while supporting enjoyable cultural learning.
Kata Kunci : Candi Wisnu, Candi Prambanan, Game Engine, Unity, Virtual Reality, First Person, Wisata Digital, 3D Model