Laporkan Masalah

Pola pemanfaatan air untuk kebutuhan rumahtangga di kecamatan Mantrijeron kota Yogyakarta

Endang Rahmayanti, Sudrajat, S.Si., M.P.; Rika Harini, S.Si., M.P.

2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kecamatan Mantrijeron merupakan daerah kota dengan pemenuhan kebutuhan yang tinggi, tidak terkecuali kebutuhan air pemenuhan kebutuhan untuk rumah tangga. Pemanfaatan air untuk rumah tangga sangat tergantung dari kondisi fisik lingkungan, sosial ekonomi dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Mengetahui rata-rata besarnya air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga (liter/kapita/hari) di Kecamatan Mantrijeron, 2) Mengetahui variasi pemakaian air (Liter/Kapita/hari) berdasarkan jenis sumber air yang digunakan dan waktu pemakaian air oleh rumah tangga di kecamatan Mantrijeron, 3) Mengetahui faktor-faktor (umur KK. pendidikan KK, pendapatan KK, jumlah anggota keluarga, jenis sumber air yang digunakan dan biaya pemakaian air) yang paling berpengaruh terhadap besarnya jumlah pemanfaatan air (Liter/Kapita/hari) untuk kebutuhan rumah tangga di kecamatan Mantrijeron. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survey langsung. Untuk menentukan daerah penelitian ditentukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu (Purposive sampling), untuk menentukan responden yang akan diteliti digunakan sistem acak(simple random sampling). sedangkan untuk menentukan besarnya jumlah sampel responden dihitung dengan metode proporsional (proportional method) sebanyak 30 responden di Kelurahan Mantrijeron, 30 responden rumah tangga di Kelurahan Suryodiningratan dan 40 responden rumah tangga di Kelurahan Gedongkiwo. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan chi kuadrat dan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata jumlah air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sudah melebihi standar yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pemanfaatan air untuk kebutuhan rumah tangga di Kecamatan Mantrijeron lebih banyak dilakukan pada waktu pagi hari dan jenis sumber air yang paling banyak digunakan adalah sumur pompa listrik. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan air adalah jumlah anggota keluarga.

Mantrijeron Subdistrict is apart of an urban area with high needs of fulfillment includes domestic needs of water. The domestic water utilization depends the physical environment, socio economic, and cultural society on. The aims of this research are, firstly to know the average of the amount of domestic water utilized (Litre/capita/day), secondly to know the water utilization variety in a different type of water sources which has used and the duration when using it, and thirdly to know the most responsible factor (age, education, income, number of family, types of water source, the cost of water) to the amount of domestic water utilization. The method which has adopt is on field survey method by interviews of the chosen family which is determined by simple random sarupling but first its number was counted by proportional method, 30 family from Mantrijcron district, 30 family from Suryodiningratan district and 40 family from Gedongkiwo district. The data, then analized using chi square and multiple regression. The research's results are, firstly that the average of domestic septes haal withred higher than to standart of Directorat Jenderal Cipta Karya, secondly that the domestic water utilization os more intensive in the morning and the main type of the water source that has used is cleciricity pumping well, and thirdly that the most responsible factor to the amount of the utilized water is the number of the family member.

Kata Kunci : Pemanfaatan air, kebutuhan rumah tangga,Water utilization, domestic needs,Mantrijeron,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2007-161324-Abstract.pdf  
  2. S1-2007-161324-Bibliography.pdf  
  3. S1-2007-161324-TableofContent.pdf  
  4. S1-2007-161324-Title.pdf