Laporkan Masalah

Kesehatan reproduksi dan pendapatan pekerja seks komersial di kampung Gandekan Lor kelurahan Pringgokusuman kecamatan Gedongtengen kota Yogyakarta

Ervin Hidayat, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.; Umi Listyaningsih, S.Si.,M.Si.

2006 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pekerja Seks Komersial (PSK) merupakan permasalahan sosial yang sangat sulit untuk dihilangkan, dan perkembangan dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang besar, hal ini terlihat diberbagai kota-kota besar di Indonesia, tidak terkecuali Kota Yogyakarta. Hal inilah yang mendorong peneliti guna melakukan penelitian dengan judul "Kesehatan Reproduksi dan Pendapatan Pekerja Seks Komersial di Kampung Gandekan Lor Kelurahan Pringgokusuman Kecamatan Gedongtengen Kota Yogyakarta" guna mengetahui karakteristik sosial, demografi serta agama PSK dan orang tua PSK, pemahaman dan upaya pencegahan terhadap penyakit seksual serta pendapatan dan pengeluaran PSK. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif, guna mendapat gambaran lebih terperinci mengenai obyek yang diteliti dari suatu komunitas tertentu. Cara mendapatkan data dengan melakukan wawancara dengan pedoman kuesioner dengan mengambil 30 informan sebagai responden dengan pendekatan perorangan dan berpedoman kuesioner. Karakteristik demografi, sosial, ekonomi dan agama PSK dan orang tua PSK berpengaruh dalam mendorong para wanita muda memasuki dunia pelacuran. Dari segi demografi umur PSK rata-rata masih tergolong muda 21-35 tahun, dari status kawin orang tua dan PSKnya juga berperan. Keadaan rumah tangga yang berantakan akibat perceraian orang tua dapat mempengaruhi mental dan kondisi psikologis anak, kegagalan dalam membina rumah tangga apalagi bila terlanjur mempunyai anak membuat beban hidup semakin berat. Dari kondisi daerah asal yang miskin jauh dari kesempatan kerja yang baik dengan penghasilan besar. Segi sosial Pendidikan PSK juga rendah banyak yang hanya lulusan SLTP atau hanya SD tapi juga ada yang sampai SLTA, dari pendidikan orang tua PSK juga pendidikan rendah. Banyaknya yang tidak bekerja, terputusnya lapangan pekerjaan ditambah pekerjaan orang tua yang hanya sebagai buruh tani atau pedagang saja tidak dapat memenuhi ekonomi keluarga, kurangnya pemahaman atau ketidaktaatan kepada agama dari masing-maing wanita dan kurangnya bimbingan yang diberikan orang tua tentang agama membuat anak cenderung melakukan dosa. Pemahaman para Pekerja Seks Komersial tentang kesehatan reproduksi din penularan terhadap penyakit seksual sangat rendah, dari PSK banyak yang tidak mengerti tentang kesehatan reporoduksi, namun PSK sudah mengetahui bahwa memakai kondom dalam setiap kali berhubungan akan mencegah tertularnya dari penyakit. Penggunaan alat kontrasepsi di samping terhindar dari tertularnya penyakit juga dapat mencegah dari faktor kehamilan. Pendapatan dari 30 PSK diketahui mempunyai penghasilan diatas Rp 1,5 juta sampai Rp 2.500.000, namun penghasilan mereka gunakan untuk keperluan pribadi (makan, pakaian, make up), remitan dan keperluan lain yang tidak terduga seperti kebersihan lingkungan, keamanan, uang tips. Remitan yang diberikan juga besar hal ini sesuai dengan tujuan utama yaitu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan orang tuanya di daerah asal

Commercial sex worker (CSW) is a social problem that very difficult to eliminated, and the development from years.to years show a big progress, it can be seen in many big cities in Indonesia, including Yogyakarta. This problem push the researcher to make a research with title "Reproduction health and income of commercial sex worker at North Gandekan Village, Subdistric Head Gedongtengen of Yogyakarta city" to know the social characteristic, demografy, and also the religion of commercial sex worker and the commercial sex worker parents know the comprehension and effort of prevention of sexual disease, income and where they spent the money. In this research qualitative methods is used to get more detail description object from specific community. The way to get information is by using interview with questioner rule from 30 informant with questioner orientation through personal approach. Demografic characteristique, social, economic and religion from the commercial sex worker and their parents influence the young womans to enter prostitution world From demografic side the age of the commercial sex worker is young 21-35 years old. From parents marital status and the commercial sex worker also influence. Broken neighbour by parents divorce can affect mental and psycological side of the child, Failed in build good family moreover if already have child make life more difficult from poor origin home town make dificlt to get job with good income. The educational background of the commercial sex worker also low, most of them only junior high school graduated even elementary graduated although some of them have high school graduated, tehir parents educational background also low Most of them are unemployed, get fired from their job plus the parents job only as a labor or trader coldn't fulfill the family needs, Lack of understanding or the unobedient to their religion and lack of guidance from their parents make children disposed to make sin. The understandable of comercial sex worker about knowledge and sexual disease spreading is very low, but they already know that by using condom everytime they have sexual intercourse would prevent them from sexual. Using contraception tools prevent from get disease and also prevent pregnancy. From income from thirty commercial sex worker know that 19 of them have income more than one a half million till two a half million amonth, but they spent to personal needs, their parent and other unexpected needs like environment cleaning fee, security fee, tips. The amount of money that they sent to their parents is lot. This are appropriated with the main purpose that is fulfill economical needs of their family and parents in their home town.

Kata Kunci : Pekerja Seks Komersial, Kesehatan Reproduksi, Pendapatan,Gedongtengen,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2006-126378-Abstract.pdf  
  2. S1-2006-126378-Bibliography.pdf  
  3. S1-2006-126378-TableofContent.pdf  
  4. S1-2006-126378-Title.pdf