Laporkan Masalah

Analisis Hal Audit Utama pada Mining Industry Indonesia (MIND ID) dalam Upaya Peningkatan Transparansi dan Kepatuhan Pelaporan Keuangan

Putri Rania Azzahra, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Penerapan Hal Audit Utama (HAU) merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan, khususnya di industri pertambangan yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi HAU dalam laporan audit perusahaan anggota Mining Industry Indonesia (MIND ID) serta mengevaluasi peranannya dalam meningkatkan transparansi dan kepatuhan pelaporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap laporan audit independen tahun 2023 dan 2024 dari perusahaan anggota MIND ID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HAU yang paling sering diidentifikasi meliputi provisi dan kewajiban lingkungan, penurunan nilai aset, penilaian persediaan, posisi pajak yang tidak pasti, serta divestasi aset. Auditor menerapkan berbagai prosedur seperti evaluasi metodologi perhitungan provisi, pengujian estimasi biaya dan waktu, analisis nilai wajar, uji penurunan nilai, penilaian sistem pengendalian internal, serta review dokumen transaksi strategis. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengungkapan HAU berperan penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan, sejalan dengan standar PSAK yang berlaku, meskipun masih terdapat tantangan berupa subjektivitas auditor dan variasi praktik pengungkapan antarperusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi auditor, manajemen, dan regulator dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan serta tata kelola di industri pertambangan Indonesia.

The implementation of Key Audit Matters (KAM) is a strategic effort to enhance transparency and accountability in financial reporting, especially in the mining industry, which is characterized by high complexity and risk. This study aims to analyze the implementation of KAM disclosures in the audit reports of Mining Industry Indonesia (MIND ID) member companies and to evaluate their role in improving transparency and compliance in financial reporting. Using a qualitative approach, this research applies content analysis to the independent audit reports of MIND ID companies for the years 2023 and 2024. The findings indicate that the most frequently identified KAM areas include environmental provisions and liabilities, impairment of assets, inventory valuation, uncertain tax positions, and asset divestments. Auditors employed a range of procedures such as evaluation of provision calculation methodologies, testing of cost and time estimates, fair value analysis, impairment tests, internal control assessments, and review of strategic transaction documents. The results confirm that KAM disclosures play a crucial role in reinforcing transparency and accountability in financial reporting, in alignment with applicable Indonesian Financial Accounting Standards (PSAK), although challenges remain in terms of auditor subjectivity and variations in disclosure practices across companies. This research provides practical implications for auditors, management, and regulators in enhancing the quality of financial reporting and strengthening governance in Indonesia’s mining sector.

Kata Kunci : Hal Audit Utama, transparansi, kepatuhan, laporan keuangan, MIND ID, industri pertambangan

  1. S1-2025-473744-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473744-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473744-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473744-title.pdf