Analisis Indeks Tertentu Sebagai Variabel Penentuan Upah Minimum Pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024 Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025
Ari Wijayanto, Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum
2025 | Tesis | S2 Magister Hukum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan dan perubahan peraturan upah minimum dengan standar kebutuhan hidup layak dalam regulasi ketenagakerjaan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan indeks tertentu dalam memberikan perlindungan hukum bagi pekerja.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis-normatif yang bersifat deskriptif. Penelitian yuridis normatif dilakukan dengan penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier dengan alat studi dokumen. Penelitian yuridis normatif didukung wawancara dengan narasumber yang berkompeten pada bidangnya. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Pengambilan kesimpulan dilakukan secara deduktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, dalam perkembangannya mekanisme penetapan upah minimum mengalami perubahan yang pasang surut secara kualitatif maupun kuantitatif jika ditinjau dari aspek KHL. Kedua, Indeks Tertentu dalam perumusan upah minimum tidak mempertimbangkan KHL, karena formula penetapan hanya didasarkan pada laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional, tanpa memperhitungkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.
This study aims to examine and analyze the development and changes in minimum wage regulations in relation to the standard of decent living needs within labor law regulations. Furthermore, it also seeks to assess and analyze the consideration of specific indices in providing legal protection for workers.
This research is a normative juridical study with a descriptive approach. Normative juridical research is conducted through library research to obtain secondary data, which includes primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials, using document study techniques. The normative juridical research is further supported by interviews with competent experts in the field. The data are analyzed qualitatively and presented descriptively, while conclusions are drawn deductively.
The findings reveal that, first, the mechanism for determining minimum wages has undergone fluctuating qualitative and quantitative changes when viewed from the perspective of decent living needs (KHL). Second, the specific indices employed in the formulation of minimum wages do not take into account the standard of decent living needs, as the determination formula is based solely on the rate of economic growth and national inflation, without considering the contribution of labor to economic growth.
Kata Kunci : Indeks Tertentu, Upah Minimum, Kebutuhan Hidup Layak.