Laporkan Masalah

Kecemasan Pada Penderita Hipertensi Di Klinik Bazis Al-Inayah Samirono-Iromejan Yogyakarta

Wisnu Murti Yani, dr. Moerarsi F., DAJ ; Dra. Budi Mulyaningsih, APT, SU

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Pada umumnya penderita penyakit kardiovaskuler secara subyektif merasa bahwa penyakit yang dideritanya sukar disembuhkan atau memerlukan pengobatan yang lama dan bersifat life treatening, sehingga menimbulkan stress dalam kehidupannya. Stress yang berat atau kronik dapat menimbulkan gangguan jiwa dn fisik. Gangguan jiwa maupun fisik yang terjadi akan direspon oleh tubuh dengan reaksi emosional yang melibatkan sistem saraf simpatik dan medulla kelenjar adrenal sehingga menimbulkan takikardi dan peningkatan tekanan darah yang dapat memperberat hipertensi yang telah ada sehingga menjadikan penyakit tersebut lebih lama diderita (kronis) sehingga dapat menimbulkan kecemasan. Data dari penelitian tentang “Kecemasan pada Penderita Hipertensi di Klinik Bazis Al-Inayah Samirono Iromejan Yogyakarta” ini diambil dari wawancara dengan pasien penderita hipertensi yang memriksakan diri di klinik Bazis Al-Inayah, selama bulan Februari sampai Mei 1998. Tingkat kecemasan diukur menggunakan skala HRS-A dengan nilai batas pemisah13-14. Kelompok uji terdiri atas 30 orang penderita hipertensi. Dari 30 orang tersebut, 4 orang mengalami kecemasan (6,67%) dan 28 orang lainnya tidak mengalami kecemasan (93,33%). Dengan uji Chi-square didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kecemasan dengan hipertensi yang diderita (X=3, 841; p>0,05). Beberapa variabel yang dapat mempengaruhi timbulnya kecemsan yaitu umur, pendidikan, lama menderita hipertensi dan berat ringannya hipertensi diambil sebagai data lebih lanjut dan diuji dengan Chi-square, hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel-variabel tersebut dengan kecemasan yang timbul pada penderita hipertensi. Hal ini terjadi karena sebagian besar subyek penelitian (93,33%) menganggap bahwa penyakit hipertensi bukanlah penyakit yang berbahaya.

Kata Kunci : Kecemasan, hipertensi

  1. S1-FKU-WisnuMurtiYani-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-WisnuMurtiYani-Tableofcontent.pdf  
  3. S1-FKU-WisnuMurtiYani-Title.pdf