Analisis Kinerja Struktur pada Gedung Rumah Sakit dengan Analisis Dinamik Respons Spektrum (Studi Kasus: Klinik Mata Ishk Tolaram Kota Batu, Jawa Timur)
Rania Dwi Rahmawati, Prof. Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA., IPU., ASEAN. Eng
2025 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Indonesia merupakan wilayah yang rawan
terhadap gempa bumi akibat aktivitas lempeng tektonik yang aktif. Kejadian gempa
bumi ini berpotensi menimbulkan kerusakan pada struktur bangunan sehingga diperlukan
analisis dan perencanaan struktur tahan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perilaku atau respons struktur Gedung Klinik Mata Ishk Tolaram berdasarkan partisipasi
massa, periode getar alami struktur, dan gaya geser dasar. Selain itu, penelitian
juga mengkaji ketidakberaturan struktur, kinerja sistem ganda, simpangan antar tingkat,
serta keterlibatan P-Delta terhadap struktur.
Objek penelitian merupakan gedung rumah sakit dengan kategori risiko bangunan
IV yang baru dibangun pada awal tahun 2024. Pemodelan struktur dilakukan secara
tiga dimensi (3D) menggunakan software ETABS 20.2.0 berdasarkan data Detailed
Engineering Design (DED). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
dinamik respons spektrum sesuai dengan SNI 1726:2019 dikarenakan sistem penahan
gaya gempa yang digunakan terdiri dari sistem ganda, yaitu sistem rangka pemikul
momen (SRPMK) dan dinding geser, serta termasuk dalam Kategori Desain Gempa (KDS)
D. Selain itu, analisis ini juga merujuk pada standar teknis Federal
Emergency Management Agency (FEMA) 356 untuk mengevaluasi tingkat kinerja struktur
bangunan gedung.
Hasil analisis menunjukkan partisipasi
massa terpenuhi di atas 90%, periode fundamental 0,585 detik, serta gaya geser dasar
koreksi sebesar 6763,9 kN pada arah X dan Y. Sistem ganda berhasil mendistribusikan
beban gempa dengan rangka menahan minimal 25% gaya lateral. Struktur mengalami ketidakberaturan
horizontal tipe 1a namun masih dalam batas aman setelah dilakukan penyesuaian terhadap
momen torsi tak terduga. Nilai simpangan antar tingkat dan pengaruh efek P-Delta
berada di bawah batas maksimum yang telah ditetapkan. Selain itu, rasio simpangan
antar tingkat juga kurang dari 1% sehingga berdasarkan kriteria yang ditetapkan
oleh FEMA 356, struktur ini dapat dikategorikan dalam tingkat kinerja Immediate
Occupancy (IO).
Kata kunci:
Respons Spektrum, Rumah Sakit, Sistem Ganda, SRPMK, Tingkat Kinerja Struktur.
Indonesia is an area prone to earthquakes due to
active plate tectonic activity. This earthquake incident has the potential to
cause damage to building structures, so analysis and planning of
earthquake-resistant structures are needed. This study aims to analyze the
behavior or response of the structure of the Ishk Tolaram Eye Clinic Building
based on mass participation, the natural vibration period of the structure, and
the basic shear force. In addition, the study also examined structural
irregularities, dual system performance, deviations between levels, and the
involvement of P-Delta on the structure.
The
object of the research is a hospital building with a risk category of building
IV which will be built in early 2024. Structural modeling was carried out in
three dimensions (3D) using ETABS 20.2.0
software based on Detailed Engineering Design (DED) data. The method used in this study is a dynamic
analysis of the spectrum response in accordance with SNI 1726:2019 because the
earthquake force suppression system used consists of a double system, namely
the moment-bearing frame system (SRPMK) and sliding walls, and is included in
the Earthquake Design Category (KDS) D. In addition, this analysis also refers
to the Federal Emergency Management Agency (FEMA) 356 technical standard to
evaluate the performance level of building structures.
The results of the analysis showed that the mass
participation was fulfilled above 90%, the fundamental period was 0.585
seconds, and the base shear force of the correction was 6763.9 kN in the X and
Y directions. The structure experienced horizontal irregularities of type 1a
but was still within safe limits after adjustments were made to unexpected
torque moments. The value of the deviation between the levels and the effect of
the P-Delta effect is below the maximum limit that has been set. In addition,
the deviation ratio between levels is also less than 1% so based on the
criteria set by FEMA 356, this structure can be categorized in the Immediate
Occupancy (IO) performance level.
Keywords: Spectrum Response,
Hospital, Dual System, SRPMK, Structure Performance Level.
Kata Kunci : Respons Spektrum, Rumah Sakit, Sistem Ganda, SRPMK, Tingkat Kinerja Struktur