Laporkan Masalah

Financial Distress and Female Leadership Appointments in Japan and South Korea

Putu Pradnyaparamita Nareswari, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Penelitian ini menginvestigasi hipotesis glass cliff, yang menyatakan bahwa perempuan lebih cenderung diangkat ke posisi kepemimpinan selama periode krisis organisasi, dalam konteks korporat Jepang dan Korea Selatan yang masih kurang dieksplorasi. Dengan menggunakan panel data tahunan direktur sebanyak 2.971 observasi dari 183 perusahaan publik yang terdaftar antara tahun 2005 hingga 2023, studi ini memperluas analisis yang sebelumnya berfokus pada posisi CEO dengan mencakup berbagai peran tingkat eksekutif senior dan dewan direksi. Model regresi logistik dengan efek tetap perusahaan dan tahun digunakan untuk mengestimasi hubungan antara tekanan finansial, yang diukur melalui perubahan pada return on equity, leverage, dan valuasi perusahaan, dengan kemungkinan pengangkatan eksekutif perempuan. Temuan penelitian ini memberikan dukungan parsial terhadap dinamika glass cliff, khususnya pada posisi wakil presiden dan di perusahaan-perusahaan yang lebih kecil, yang menunjukkan bahwa fenomena ini dapat beroperasi secara berbeda tergantung pada konteks nasional dan institusional.

This thesis investigates the glass cliff hypothesis, which suggests that women are more likely to be appointed to leadership positions during periods of organizational distress, within the underexplored corporate contexts of Japan and South Korea. Using a director year panel of 2,971 observations from 183 publicly listed firms between 2005 and 2023, the study expands beyond prior CEO focused analyses to include a wider set of senior executive and board level roles. Logistic regression models with firm and year fixed effects estimate the relationship between financial distress, measured through changes in return on equity, leverage, and firm valuation, and the likelihood of appointing female executives. The findings provide partial support for glass cliff dynamics, particularly among vice president roles and in smaller firms, suggesting that the phenomenon may operate differently across national and institutional settings.

Kata Kunci : Glass cliff, gender diversity, financial distress, corporate governance, Japan, South Korea

  1. S1-2025-472632-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472632-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472632-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472632-title.pdf