Laporkan Masalah

Antara Bencana Dan Permulaan Kehidupan: Studi Kebencanaan Kritis Terhadap Konstruksi Gagasan Kebakaran Hutan Dan Lahan Pada Masyarakat Dayak Ngaju di Kalimantan Tenga

Hanina Naura Fadhila, Dr. Agung Wicaksono, S. Ant., M. A.

2025 | Tesis | S2 Antropologi

Kebakaran hutan merupakan sebuah montase dari rentetan akumulasi peristiwa ekonomi, politik, dan ekologi. Sebagai pemilik hutan rawa gambut terluas dan tertua di Indonesia, Kalimantan Tengah menjadi lokus penting untuk memulai problematisasi atas terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan. Kendati demikian, lokus tersebut tidak kemudian diperlakukan sebagai ruang hampa. Kebakaran hutan menjadi arena pertarungan para aktor dan aktan yang melebihi demarkasi batas negara. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memerlakukan bencana sebagai sebuah konsep yang dikonstruksi dan berusaha disematkan kedalam gagasan kebakaran hutan agar terlaksananya sebuah kepentingan tertentu. 

Proses konstruksi akan ditinjau dari pendekatan studi kebencanaan kritis dengan sebuah gagasan bahwa kerusakan yang diakibatkan oleh sebuah ‘bencana’ merupakan hasil dari adanya ketidaksetaraan distribusi resiko dengan dilandasi oleh ketimpangan relasi kuasa antar para aktor. Melalui bantuan metodologi etnografi, penelitian ini akan mengkaji proses konstruksi konsep bencana dan beragam ketidaksetaraan didalamnya dalam konteks kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak Ngaju. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyematan gagasan bencana terhadap fenomena kebakaran hutan bersamaan dengan adanya celah kepentingan bisnis konservasi lingkungan. Gagasan ini berusaha mengaburkan perhatian tentang penyebab utama degradasi hutan rawa gambut yaitu usaha-usaha ekstraktif seperti kayu dan kelapa sawit yang menurunkan tinggi muka air rawa gambut besar-besaran sehingga mengarahkan kepada kerentanan ekologis. Pengaburan ini tentu saja harus memiliki landasan keabsahan yang tidak lain adalah konfigurasi ulang dari ranah afektif dari pertalian tubuh manusia dan hutan sekaligus penyiapan seperangkat instrumen baik itu untuk menangkis, menghalau, maupun mengkerangkeng pihak manapun yang berani menyalakan api di tengah hutan selain negara dan para perpanjangan tangannya.

Forest fires are a montage of series of economic, political, and ecological events. As the land of the largest and oldest peatland in Indonesia, Central Kalimantan became a crucial locus for problematizing the occurrence of forest fires. Forest fires are the arena of contestation between the assemblage of actors and actants transcending the demarcation of nation-state border. Thus, this research attempted to treat disasters as a constructed  and embedded concept toward the notion of forest fires to meet a certain interests. 


The construction process will examined through critical disaster studies approach, according to the ideas that the ruins and damaged caused by a ‘disaster’ was a result of inequal risk distribution and rooted at the power imbalance among the actors. Through the assistance of ethnographic methodology, this research will inquired the process of  concept construction and various inequality that lingers within the daily life context  of Dayak Ngaju indigenous community. 


The result of this study showed that the attribution process of disaster concept to the phenomenon of forest fires coincides with the niches of global environmental conservation regimes. In addition, the attribution process of disaster also aims to obscure the protagonists of peat swamp forests degradation in Central Kalimantan, as well as extractive enterprises that lower peatland water tables depth thus lead to the state of ecological vulnerability. This obscuring process, must, certainly has a basis of legitimacy including reconfiguration of affective realms between prolonged human-forests entanglements and preparation of a set of instruments to strike, repel, or imprisoned those who ignites the fire in the midst of forest other than the state and its auxiliaries. 

Kata Kunci : dayak ngaju, gambut, kebakaran hutan, studi kebencanaan kritis

  1. S2-2025-511821-abstract.pdf  
  2. S2-2025-511821-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-511821-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-511821-title.pdf