Laporkan Masalah

Aplikasi Penginderaan Jauh untuk evaluasi kesesuaian lahan kawasan industri di sebagian kabupaten Cilacap Jawa Tengah

Dwiyanto Joko Santoso, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.; Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.

2002 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan sebagian Kabupaten Cilacap untuk lokasi kawasan industri dengan memanfaatkan foto udara pankromatik berwarna kota Cilacap tahun 1999 skala 1: 20.000 sebagai sumber data dan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat dalam pengumpulan, pengolahan dan analisis data. Daerah penelitian meliputi sebagian Kabupaten Cilacap dengan luas 7795,70 Ha. Tujuan penelitian ini selain untuk mengetahui kesesuaian lahan lokasi kawasan industri, adalah untuk mengetahui ketelitian hasil interpretasi. Pada penelitian ini informasi fisik lahan diperoleh melalui interpretasi foto udara, data sekunder, peta tematik terkait dan kerja lapangan. Kegiatan pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan interpretasi mosaik foto udara secara visual melalui screen digitizing dan diperoleh dari peta tematik terkait dilanjutkan dengan pengolahan data secara digital dengan bantuan sistem informasi geografis (SIG). Metode yang digunakan untuk penilaian kesesuaian lahan adalah metode pengharkatan yaitu dengan memberikan harkat pada tiap parameter lahan yang digunakan. Pengharkatan dilakukan secara berjenjang tertimbang yaitu dengan memperhatikan faktor penimbang pada setiap parameter lahan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan ketelitian interpretasi parameter untuk bentuklahan dan penggunaan lahan adalah 90% dan 88,5%. Dari hasil evaluasi lahan menunjukkan bahwa di daerah penelitian lahan yang tergolong sangat sesuai untuk kawasan industri terdistribusi di sebagian kelurahan Cilacap, kelurahan Tegalreja, kelurahan Tegalkatilayu dan desa Karangkandri dengan luas 132,33 hektar, lahan yang tergolong cukup sesuai dan sesuai marginal untuk kawasan industri tersebar merata di daerah penelitian masing-masing dengan luas 4471.35 hektar dan 2571.94 hektar, serta lahan yang tergolong tidak sementara untuk kawasan industri meliputi 620.02 hektar terdistribusi di sebagian kelurahan Lomanis dan kelurahan Tritih Kulon. Hasil penyusunan prioritas pengembangan kawasan industri sebagian Kabupaten Cilacap adalah 1111.44 hektar lahan merupakan prioritas 1, 376.92 hektar lahan merupakan prioritas II dan 6307.35 hektar merupakan lahan yang tidak diprioritaskan.

-

Kata Kunci : Kesesuaian lahan,Penginderaan jauh, Kawasan industri,Cilacap,Jawa Tengah

  1. S1-2002-105724-Abstract.pdf  
  2. S1-2002-105724-Bibliography.pdf  
  3. S1-2002-105724-TableofContent.pdf  
  4. S1-2002-105724-Title.pdf