Laporkan Masalah

Industri kerajinan tenun songket di kalurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kotamadya Palembang

Erlia Anita, Drs. Ig. Sugiman, M.S.; Dra. Kistini, M.S.

1998 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Industri kerajinan tenun songket merupakan industri kerajinan yang bersifat turun temurun dari generasi ke generasi, industri kerajinan tenun songket ini bersifat tradisional yaitu alat-alat yang digunakan bersifat tradisional tanpa bantuan mesin modern. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kotamadia Palembang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi sosial ekonomi pengusaha tenun songket, faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap kelangsungan industri kerajinan tenun songket, dan sumbangan pendapatan dari industri kerajinan tenun songket terhadap total pendapatan rumah tangga pengusaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Responden penelitian ini adalah pengusaha tenun songket yang memiliki pekerjaan ganda, yaitu dari 150 populasi yang ada di daerah penelitian diambil yang memiliki pekerjaan ganda yaitu ada 70 pengusaha yang memiliki pekerjaan ganda. Data primer diambil melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dinas atau instansi terkait dengan industri kerajinan tenun songket. Analisis data mengggunakan uji statistik korelasi product moment dari Pearson Regresi berganda, dan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan formal yang pernah diraih pengusaha : 44,19 tamat sekolah dasar, 35,71 % tamat SLTP, 18,57 % tamat SLTA. Terjadi hubungan positif dan signifikan antara lama usaha dengan pendapatan per unit modal usaha dengan tingkat hubungan kuat (r= 0,8552), semakin lama usaha pengusaha semakin besar rata-rata pendapatan per unit modal usaha. Faktor produksi yang paling berpengaruh terhadap pendapatan adalah pemasaran, koefisien regresi yang diperoleh sebesar 0,5466. Semakin tinggi tingkat pemasaran semakin besar pendapatan pengusaha. Sumbangan pendapatan dari industri kerajinan tenun songket terhadap pendapatan total rumah tangga lebih kecil daripada sumbangan dari non industri kerajinan tenun songket yaitu sebesar 27,77 persen, untuk pengusaha yang bermodal besar dan bermodal sedang, masing-masing sebesar 41,31 % dan 30,72 persen dari total pendapatan rumah tangga, sedangkan pengusaha yang bermodal kecil sumbangan dari industri kerajinan tenun songket terhadap pendapatan total rumah tangga hanya sebesar 16,84 %.

-

Kata Kunci : Tenun songket,Industri kerajinan tenun,Ilir Barat II, Palembang,Sumatera Selatan

  1. S1-1998-89411-Abstract.pdf  
  2. S1-1998-89411-Bibliography.pdf  
  3. S1-1998-89411-TableofContent.pdf  
  4. S1-1998-89411-Title.pdf