Korelasi Antara Berat Hidup Dan Panjang Badan Dengan Berat Kulit Dan Panjang Kulit Segar Pada Kambing Peranakan Ettawah Di Rumah Pemotongan Hewan Kota Madya Semarang
Slamet Haryoko, Drh. Soemitro Dj.; Drh. Soenaryo K, M.Sc.; Drh. Gemblong Sudiyono
1977 | Skripsi | S1 PETERNAKANPada hewan yang masih hidup, terjadi dua peristiwa yang penting yaitu pertumbuhan dan perkembingan. Pertumbuhan terjadi akibat adanya pembelahan sel secara mitosis yang dimulai sejak sel telur dibuahi oleh spermatozoa sehingga sel-sel menjadi berlipat ganda jumlahnya sampai hewan tersebut dewasa, Perkembangan disebabkan oleh adanya perbedaan kecepatan pertumbuhan bagian-bagian tubuh, Peristiwa ini mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan dalam ukuran tubuh hewan, yakni ke arah memanjang dan membesar, Perubahan ukuran menyebabkan perubahan dalam berat, baik berat tubuh keseluruhan maupun bagian-bagiannya. Kulit merupakan jaringan yang menutup seluruh permukaan tubuh dan merupakan begian tubuh sebagaimana jaringan otot, jaringan lemak, jaringan tulang, sehingga kulit akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh, Maka adanya perubahan kearah memanjang dan membesarnya tubuh juga akan menyebabkan perubahan berat kulit dan panjang kulit segar, Hubungan atau korelasinya setelah diteliti menunjukkan hasil yang signifikan, Adapun korelasi yang terbesar adalah antara Berat hidup dengun Berat kulit pada kambing betina dewasa r = 0,9143, sedang r yang terkecil adalah antara Panjang badan dengan Panjang kulit pada kambing betina muda r = ,4109, Setelah r yang didapat seperti tersebut diatas diuji dengan r tabel P 0,05 ternyata hasilnya signifikan, hanya pada kambing jantan tua didapat korelasi yang non signifikan antara Berat hidup dengan Penjang kulit, hal ini disebabkan karena sedikitnya sampel dan kondisi yang tidak seragam
Kata Kunci : Berat Hidup kulit kambing; Panjang Badan Dengan Berat Kulit; Panjang Kulit Segar kambing; Kambing Peranakan Ettawah; Rumah Pemotongan Hewan