Laporkan Masalah

Gambaran depresi Pada Pasien Pasca Abortus Di Bangsal Kebidanan Dan Kandungan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Rosana Yaqualine, Dra. Sumarni, M.Si.; dr. Suwono

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Abortus merupakan salah satu stresor psikososial yang dapat mengakibatkan depresi pada wanita yang mengalaminya. Dengan tujuan untuk mengetahui gambaran depresi pada wanita akibat abortus, dilakukan penelitian pada 60 wanita yang mengalami abortus. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif cross-sectional. Data dikumpulkan dengan kuesioner identitas dan Hamilton Scale Rate for Depression (HSRD). Selain abortus yang dialaminya, pengikutsertaan responden didasarkan juga pada hasil kuesioner L-MMPI. Hasil dan kesimpulan menunjukkan bahwa kebanyakan wanita yang mengalami mengalami abortus menderita depresi ringan dan sedang (66,67%). Timbulnya depresi dipengaruhi oleh status paritas, pekerjaan, posisi dalam susunan keluarga, pendidikan, usia, sosial ekonomi, jumlah anak dan abortus yang pernah dialami.

Kata Kunci : Abortus, depresi, stresor

  1. S1-FKU-1998-RosanaYaqualine-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-RosanaYaqualine-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-RosanaYaqualine-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-RosanaYaqualine-Title.pdf