Studi kandungan Nitrit, Fosfat dan Kalium dalam air pengairan padi sawah di desa Tegaltirto dan Kalitirto kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta
Dini Tefrita Nurmasari, Dra. Margaretha Widyastuti, M.T.
2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air irigasi untuk tanaman padi dengan mengetahui dan membandingkan kadar nitrit, fosfat, kalium pada air pengairan sebelum masuk ke area sawah padi, air pada petak sawah, dan sesudah memasuki area sawah padi, serta mengevaluasi kadar nitrit, fosfat, dan kalium sesuai baku mutu air untuk irigasi. Data diperoleh dari sampel air yang diambil secara purposive pada ketiga jenis air pengairan tersebut serta pengukuran secara mekanis (sudden injection method) untuk mendapatkan data debit. Analisa data untuk memperoleh kadar nitrit, fosfat dan kalium dilakukan secara laboratorium, sedangkan analisis data hasil laboratorium dilakukan secara deskriptif komparatif untuk mendapatkan gambaran distribusi kadar nitrit, fosfat, kalium yang terdapat pada air pengairan padi sawah, mendapatkan perbandingan kadar nitrit, fosfat, kalium yang terdapat di petak sawah, bagian inlet, outlet, dan mengevaluasi kadar nitrit, fosfat, kalium dengan baku mutu air untuk irigasi. Hasil Penelitian ini adalah menjelaskan bahwa kandungan Nitrit, Fosfat, Kalium pada lahan sawah adalah 0,0784 mg/L; 0,4842 mg/L; 11,75 mg/L. Kandungan Nitrit, Fosfat, Kalium pada saluran masuk irigasi adalah 0,0892 mg/L; 1,0304 mg/L; 11,5 mg/L. Kandungan Nitrit, Fosfat, Kalium pada saluran keluar irigasi adalah 0,09375 mg/L; 0,8832 mg/L; 12 mg/L. Rata-rata kandungan Nitrit dan Fosfat di lahan sawah lebih rendah dibandingkan di saluran masuk dan keluar, sedangkan kandungan Kalium di saluran masuk rata-rata lebih rendah dibandingkan di lahan sawah dan saluran keluar. Secara keseluruhan kandungan Nitrit, Fosfat, Kalium di saluran keluar adalah yang paling tinggi. Kualitas air irigasi pada tanaman padi sawah didasarkan atas baku mutu air untuk irigasi bahwa air pengairan di daerah penelitian termasuk air yang tidak sesuai untuk air irigasi, karena tingkat unsur nitrit, fosfat, kalium di daerah tersebut cukup tinggi. Mengurangi dosis pemupukan NPK, menghilangkan sistem genangan pada petak sawah serta perbaikan pengolahan tanah dapat disarankan untuk memperbaiki kualitas air irigasi sekaligus memperbaiki penyediaan unsur hara pada tanaman
-
Kata Kunci : Kualitas Air Irigasi, Kadar Nitrit, Fosfat, Kalium,Berbah,Sleman,DIY