Pemanfaatan citra quickbird dan SIG untuk zonasi penanaman jarak pagar di sebagian timur Pajangan Bantul Yogyakarta
Dina Arya Purnama, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.
2010 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHKesesuaian Lahan untuk suatu bentuk penggunaan lahan tertentu diperlukan dalam perencanaan penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan di sebagian timur Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk tanaman Jarak Pagar serta mengestimasi zonasi penanaman Jarak Pagar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode interpretasi citra satelit penginderaan jauh Quickbird, survei lapangan, analisa tanah di laboratorium dan pengumpulan data sekunder. Penentuan sampel di lapangan dengan Stratified Random Sampling dengan strata satuan lahan yang diperoleh dari tumpang susun peta bentuklahan, lereng, tanah dan penggunaan lahan skala 1: 30.000. Penentuan kelas kesesuaian lahan dengan metode Weight Factor Matching, dengan penentuan kelas kesesuaian lahan berdasarkan pada faktor pembatas yang paling berat. Parameter yang diukur meliputi: Drainase (w), Retensi hara (a), Media perakaran (s), Kedalaman tanah (sd), Ketersediaan air (c), Kenampakan erosi (e), Kandungan hara tersedia (n) dan Kemudahan pengolahan (p). Citra Quickbird dapat mengidentifikasi kenampakan dengan baik, termasuk menginterpretasi penggunaan lahan sebagai lahan jalan, lahan pemukiman, lahan vegetasi dengan beberapa kelas kerapatan dan lahan terbatas. Lahan terbatas adalah lahan kosong tanpa penggunaan lahan yang jelas dengan luasan terbatas (sempit) yang berada tepat diantara lahan jalan dan penggunaan lahan lain terutama pemukiman. Sehingga, estimasi zonasi lahan tanam Jarak Pagar dibedakan pada 2 metode yang berbeda. Zonasi klas lahan pada data kesesuaian lahan dipengaruhi faktor penggunaan lahan vegetasi tegalan, sedangkan zonasi pada klas lahan terbatas dipengaruhi faktor kemiringan lereng yang terjal. Keduanya dikelompokkan pada 2 klas zonasi lahan. Hasil penelitian menunjukkan di daerah penelitian terdapat dua klas kesesuaian lahan dengan 6 sub-klas pada klas S2 dan 4 sub-klas pada klas S3, sedangkan zonasi tanam pada keseluruhan lahan didominasi lahan tegalan pada klas $3 (sesuai marjinal) dan lahan terbatas klas 2 (antara 2-4 m dari tepi badan jalan) dengan fokus lereng curam hingga terjal. Total zonasi lahan untuk penanaman Jarak Pagar adalah 859,29 Ha pada zonasi klas 1 dan 158,23 Ha pada zonasi klas 2 dengan jumlah bibit yang dapat ditanam sekitar 2.122.517 titik tanam di seluruh zonasi lahan.
-
Kata Kunci : kesesuaian lahan, satuan lahan, lahan terbatas, zonasi lahan,Pajangan,Bantul,DIY