Laporkan Masalah

Korelasi antara Berat Hidup dan Berat Kosong Bengan Berat Bagian-Bagian Tubuh Kambing Peranakan Etawa di Rumah Pemotongan Ternak Kotamadya Yogyakarta

Munawar, Drh. Soenaryo Keman, M.Sc.; Ir. Suparno

1977 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi antara berat hidup dan berat kosong dengan berat bagian-ba glan tubuh ( kepala, kulit, peru-paru, jantung, hati, kagkas, kaki, lambung dan usus ) kambing Peranakan Etawa jantan maupun betina, Penelitian dilakukan dari bulan Nopember sampai bulan Desember 1976, ternyata didapatkan hasil sebagai berikut Kelompok I :15 ekor kambing Peranakan Etawa Jantan yang mempunyai 0- 8 buah gigi seri susu ( umur 12-18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus ) Kelompok II : 15 ekor kambing peranakan Etawa Jantan yang mempunyai 2- 4 buah gigi lebar ( umur 12-18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus Kelompok III : 15 ekor kambing peranakan Etawa Jantan yang mempunyai 4 buah gigi lebar ke atas ( umur di atas 18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi antara berat hidup dan berat kosong dengan berat bagian-ba glan tubuh ( kepala, kulit, peru-paru, jantung, hati, kagkas, kaki, lambung dan usus ) kambing Peranakan Etawa jantan maupun betina, Penelitian dilakukan dari bulan Nopember sampai bulan Desember 1976, ternyata didapatkan hasil sebagai berikut Kelompok I :15 ekor kambing Peranakan Etawa betina yang mempunyai 0- 8 buah gigi seri susu ( umur 12-18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus ) Kelompok II : 15 ekor kambing peranakan Etawa betina yang mempunyai 2- 4 buah gigi lebar ( umur 12-18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus Kelompok III : 15 ekor kambing peranakan Etawa betina yang mempunyai 4 buah gigi lebar ke atas ( umur di atas 18 bulan ). 1. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat hidup dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, kaskas, kaki , lambung dan usus ). 2. Terdapat korelasi positif dan nyata ( P < 0,01 ) antara berat - kosong dengan berat ( kepala, kulit, paru-paru, jantung, hati, karkas, kaki lambung dan usus

Kata Kunci : Kambing Peranakan Etawa; Berat Di Rumah Pemotongan Ternak Kotamadya Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.