Laporkan Masalah

Perbandingan forest canopy density model dengan beberapa indeks vegetasi sebagai masukan dalam penentuan lahan kritis dikabupaten Malang selatan

Candra Sari Djati Kartika, Drs. Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D.

2010 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Informasi mengenai tutupan lahan yang digambarkan dengan tingkat kerapatan tutupan tajuk merupakan salah satu informasi yang sangat penting dalam penentuan tingkat kekritisan lahan. Beberapa metode dikembangkan untuk menyajikan informasi ini secara cepat dan akurat. Salah satunya adalah Forest Canopy Density (FCD) Model. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan hasil pengolahan FCD model dengan beberapa indeks vegetasi untuk penentuan informasi tutupan tajuk yang lebih akurat guna menunjang penentuan lahan kritis di Kabupaten Malang Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengkaji tingkat akurasi FCD model dalam menyajikan informasi tutupan tajuk dan membandingkannya dengan indeks vegetasi lainnya, dan (2) memetakan persebaran dan luas lahan kritis. Citra satelit Landsat digunakan untuk menyadap variabel kerapatan tajuk menggunakan metode FCD dan indeks vegetasi seperti NDVI, RVI, DVI dan MSAVI, yang kemudian diuji tingkat akurasinya terhadap hasil pengukuran lapangan. Variabel lain yang diperhitungkan yaitu kemiringan lereng, tingkat erosi dan manajemen lahan diperoleh dari data sekunder. Tingkat kekritisan lahan diperoleh melalui metode berjenjang tertimbang. Hasil penelitian menunjukkan metode FCD model memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode indeks vegetasi dalam menyajikan informasi tingkat kerapatan tajuk, dengan besar nilai RMSE sebesar 8.59%. Kabupaten Malang Selatan didominasi oleh tingkat kekritisan lahan kritis yaitu dengan luas 965,63 km² (atau 81,25%), tingkat kekritisan lahan agak kritis yaitu dengan luas 160,18 km² (atau 13,48%), tingkat kekritisan lahan tidak kritis yaitu dengan luas 31,9 km² (atau 2,68%), tingkat kekritisan lahan tidak kritis yaitu dengan luas 27,22 km² (atau 2,29%), sedangkan tingkat kekritisan lahan sangat kritis yaitu dengan luas 3,52 km² (atau 0,3%).

-

Kata Kunci : kerapatan tajuk, Forest Canopy Density Model, indeks vegetasi, lahan kritis,Malang,Jawa Timur

  1. S1-2010-179115-Abstract.pdf  
  2. S1-2010-179115-Bibliography.pdf  
  3. S1-2010-179115-TableofContent.pdf  
  4. S1-2010-179115-Title.pdf