Laporkan Masalah

Studi komparatif harga lahan berdasarkan nilai jual objek pajak (NJOP) bumi dan harga pasaran dalam perspektif keruangan kota Yogyakarta

Dony Setiawan, Dr. M.R. Djarot Sadharto Widyatmoko, M.Sc.

2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kota Yogyakarta merupakan wilayah yang berkembang cukup pesat dengan dinamika wilayah yang kompleks dan komprehensif. Pembangunan sebagai implementasi dari perencanaan pembangunan merupakan suatu keharusan yang harus dijalankan. Dalam konteks pembangunan berbasis lahan, kebutuhan penyediaan lahan terus meningkat sehingga lahan menjadi barang ekonomis yang terus melambung nilainya. Nilai lahan yang kemudian direpresentasikan dengan harga lahan berkembang begitu dinamis dan fluktuatif, namun permasalahan yang muncul ketika terjadi dualisme penilaian lahan yaitu berdasarkan nilai jual objek pajak bumi dan harga lahan yang bekerja secara simultan di pasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Menjelaskan pengaruh perkembangan wilayah yang diindikasikan dengan tingkat pusat-pusat pelayanan terhadap perkembangan harga lahan; 2) Menjelaskan perbedaan pola keruangan harga lahan berdasarkan nilai jual objek pajak bumi dan harga pasar di Kota Yogyakarta; 3) Mengetahui pola distribusi dan hubungan keruangan antara nilai assesment ratio harga lahan dengan pemanfaatan lahan di Kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman rank dan Kendall tau, teknik skalogram, perhitungan assesment ratio, teknik interpolasi dalam pembuatan peta kontur, zonasi peta kontur berdasarkan graduasi warna dan analisis deskriptif yang dilengkapi dengan analisis peta, analisis diagram dan analisis tabel. Unit analisis yang digunakan ada pada tingkat kelurahan yang kemudian muncul zonasi lahan yang memadukan batasan administratif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara hirarki pusat-pusat pelayanan terhadap hirarki kenaikan harga lahan dalam skala kelurahan. Perbandingan pola distribusi keruangan antara harga lahan dalam perspektif nilai jual objek pajak bumi dan harga pasar menunjukkan perbedaan nilai yang signifikan namun sama-sama berpola linear terhadap jalan. Perbedaan nilai tersebut memunculkan assesment ratio dengan pola yang menyebar, dan terdapat hubungan keruangan antara assesment ratio dengan keberadaan tingkat klas jalan, kedekatan fasilitas pelayan dan tipe pemanfaatan lahan.

-

Kata Kunci : Harga Lahan, Nilai jual objek pajak, harga pasar, Assesment Ratio,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2009-187376-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-187376-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-187376-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-187376-Title.pdf