Perbedaan keterkaitan spasial industri kerajinan tatah sungging pucung dan gendeng desa Wukirsari dan desa Bangunjiwo kabupaten Bantul
Dian Andry Puspita Sari, Dr. Agus Sutanto, M.Sc.
2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan struktur industri dan jangkauan pemasaran. Selain itu juga membandingkan keterkaitan kebelakang dan kedepan dua industri kerajinan tatah sungging, serta untuk mengetahui pengaruh keterkaitan kedepan terhadap pendapatan pengusaha. Metode penelitian yang digunakan adalah survei, pengambilan responden di Desa Wukirsari menggunakan sampel acak sedangkan di Desa Bangunjiwo menggunakan metode sensus. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer digunakan untuk menggali informasi tentang karakteristik industri dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder berasal dari dinas/instansi terkait. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, skoring, analisis frekuensi, korelasi, tabel silang, dan chi square test independensi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) semakin banyak jumlah modal, bahan baku, dan tenaga kerja maka semakin tinggi pula jumlah produksi tetapi itu tidak menjamin peningkatkan jangkauan pemasaran.(2) Mayoritas industri tatah sungging Desa Wukirsari menggunakan bahan baku kulit lokal sedangkan Desa Bangunjiwo menggunakan bahan baku kulit nasional.(3) Pemasaran hasil produksi tatah sungging Desa Wukirsari lebih banyak di tingkat nasional sedangkan Desa Bangunjiwo lebih banyak di tingkat internasional.(4) Tidak ada perbedaan keterkaitan ke depan dan ke belakang industri kerajinan tatah sungging Desa Wukirsari dan Desa Bangunjiwo (5) Perbedaan keterkaitan ke depan dapat menyebabkan perbedaan tingkat pendapatan pengusaha. Berdasarkan penelitian, pengusaha tatah sungging harus lebih meningkatkan keterkaitan ke belakang secara lokal, beradaptasi terhadap teknologi, meningkatkan inovasi produk dan variasi media pemasaran untuk mengoptimalisasikan perngembangan industri. Pemerintah sebaiknya menaikkan jumlah bantuan modal dan membantu pemasaran untuk membantu pengusaha. Selain itu diperlukan koordinasi dengan pengusaha sebelum menentukan program bantuan agar nantinya sesuai kebutuhan.
-
Kata Kunci : keterkaitan spasial, industri kerajinan tatah sungging,Bantul,DIY