Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Produksi Biomassa dan Kandungan Nutrisi pada Tanaman Legum Alfalfa Tropik (Medicago sativa cv. Kacang Ratu BW)
Dimas Aji Cahyono, Prof. Ir. Bambang Suwignyo, S.Pt, MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam terhadap produksi biomasa dan kandungan nutrisi tanaman legum Kacang Ratu BW. Penelitian dilaksanakan menggunakan menggunakan metode Randomized Complete Block Design (RCBD) dengan dua perlakuan jarak tanam, yaitu J1 (15 cm × 40 cm) dan J2 (20 cm × 30 cm), serta dua kondisi blok (dengan mulsa dan tanpa mulsa). Panen dilakukan pada umur 11 minggu dengan pemotongan setinggi 5–10 cm dari permukaan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam berpengaruh signifikan terhadap produksi biomasa segar, dengan hasil rerata J1 sebesar 427,94±193,56 g dan J2 367,73±80,07 g (p<0>
This study aimed to determine the effect of planting distance on biomass production and nutrient content of the legume Kacang Ratu BW (Medicago sativa cv. Kacang Ratu BW). The experiment was conducted using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with two planting distances, namely J1 (15 cm × 40 cm) and J2 (20 cm × 30 cm), as well as two block conditions (with mulch and without mulch). Harvesting was carried out at 11 weeks of age by cutting the plants 5–10 cm above the soil surface. The results showed that planting distance had a significant effect on fresh biomass production, with J1 yielding 427.94±193.56 g compared with 367.73±80.07 g for J2 (p<0>
Kata Kunci : alfalfa, biomasa, jarak tanam, kandungan nutrisi, mulsa