Laporkan Masalah

Pola Gejala dan Kecenderungan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru

Achmadi Eko Sugiri, dr. Barmawi Hisyam

1993 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Dilakukan penelitian tentang pola gejala dan kecenderungan berobat penderita tuberkulosis paru. Penelitian dilakukan terhadap 40 penderita tuberkulosis paru yang dirawat inap di Rumah Perawatan Penderita Penyakit Paru-Paru (RP 5) Kota Gede dan RP 5 Muja Muju Yogyakarta. Penelitian berupa survei epidemiologi deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang bersifat closed ended questions. Keluhan utama yang mendorong penderita tuberkulosis paru berobat adalah : batuk 37,5 %, sesak napas 37,5 %, batuk darah 10 %, nyeri dada 10 % dan 5 % gejala lain. Pemahaman penderita tuberkulosis paru terhadap gejala yang dirasakan adalah : penyakit paru 55 %, batuk biasa 22, 5 %, tidak tahu 17,5 %, flu 5 %. Fasilitas kesehatan yang dikunjungi pertama kali sebagai respons gejala yang dirasakan adalah puskesmas 37,5 %, dokter umum 20 %, RS Paru 20 %, RS 17,5 %, mantri kesehatan 5 %. Fasilitas kesehatan yang dikunjungi sebelum terdiagnosis tuberkulosis paru adalah : RS 28,2 %, puskesmas 26,8 %, RS Paru 21,1 %, dokter umum 16,9 %, mantri kesehatan 5,6 % dan dokter spesialis 1,4 %. Perlu ditingkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberkulosis Perlu ditingkatkan kemampuan diagnosis dini penyakit tuberkulosis.

Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Penderita

  1. S1-FKU_1993-AchmadiEkoSugiri-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1993-AchmadiEkoSugiri-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1993-AchmadiEkoSugiri-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1993-AchmadiEkoSugiri-Title.pdf