China-Pakistan Economic Corridor (CPEC): Dinamika Kebijakan Luar Negeri Pakistan di Tengah Konflik Domestik
Dini Fadhilah, Prof. Dr. Siti Muti'ah Setiawati, MA
2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional
China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) merupakan proyek utama dalam Belt and Road Initiative yang bertujuan mentransformasi perekonomian Pakistan melalui pembangunan infrastruktur dan energi. Meski memiliki nilai strategis tinggi, proyek ini menghadapi penolakan domestik yang kuat, terutama di Balochistan dan Gwadar, di mana kelompok separatis dan komunitas lokal mengkritik ketimpangan manfaat dan meningkatnya ketegangan keamanan. Tesis ini meneliti mengapa Pakistan tetap mempertahankan keterlibatan dalam CPEC meskipun menghadapi tantangan domestik yang berkelanjutan. Menggunakan teori Two-Level Games Robert Putnam, yang menjelaskan kebijakan luar negeri sebagai negosiasi simultan pada tingkat internasional dan domestik, penelitian ini menganalisis bagaimana Pakistan menyeimbangkan komitmen eksternal kepada Tiongkok dengan tekanan politik dan keamanan internal. Melalui analisis kualitatif dokumen kebijakan dan literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat internasional, Pakistan mengandalkan CPEC untuk mengatasi krisis energi, memodernisasi infrastruktur, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan
memperkuat aliansi strategis dengan Tiongkok. Pada tingkat domestik, meski menghadapi oposisi, pemerintah memperluas win-set domestik melalui dukungan elit politik, keterlibatan militer, serta langkah-langkah keamanan seperti Special Security Division dan kerja sama militer untuk melindungi pekerja Tiongkok dan aset proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan CPEC mencerminkan kemampuan Pakistan mengelola resistensi domestik sambil mengamankan keuntungan strategis dan ekonomi internasional. Tesis ini memberikan kontribusi akademis dengan menunjukkan relevansi teori Two-Level Games dalam memahami kebijakan luar negeri negara berkembang di tengah tekanan domestik dan geopolitik yang simultan.
Kata Kunci: China-Pakistan Economic Corridor (CPEC), Teori Two-level Game, Kebijakan Luar Negeri
The China-Pakistan Economic Corridor (CPEC), a flagship project of China’s Belt and Road Initiative, aims to transform Pakistan’s economy through major infrastructure and energy investments. Despite its strategic importance, CPEC has faced strong domestic opposition, particularly in Balochistan and Gwadar, where separatist groups and local communities criticize unequal benefits and heightened security tensions. This thesis explores why Pakistan continues to uphold its commitment to CPEC despite persistent domestic challenges. Using Robert Putnam’s Two-Level Games theory, which views foreign policy as simultaneous international and domestic negotiations, this study analyzes how Pakistan balances external commitments to China with internal political and security pressures. Through qualitative analysis of policy documents and literature, findings reveal that at the international level, Pakistan relies on CPEC to address energy crises, modernize infrastructure, economic growth, and strengthen its strategic alliance with China, making continued cooperation highly favorable. At the domestic level, despite opposition from separatists and regional parties, the government has expanded its domestic win-set through elite political support, military involvement, and security measures, including the Special Security Division and joint naval forces to protect Chinese nationals and project assets. The research concludes that Pakistan’s persistence in CPEC reflects its ability to manage domestic resistance while securing international strategic and economic gains. This thesis contributes to International Relations scholarship by demonstrating the relevance of Two-Level Games theory for understanding foreign policy decisions in developing states under simultaneous domestic and geopolitical pressures.
Key words: China-Pakistan Economic Corridor (CPEC), Two-level Game Theory, Foreign Policy
Kata Kunci : China-Pakistan Economic Corridor (CPEC), Two-level Game Theory, Foreign Policy