Variabilitas curah hujan musiman di DAS Progo hulu kabupaten Temanggung propinsi Jawa Tengah
Dahlia Uchi Fabriyanti, Emilya Nurjani, S.Si., M.Si.
2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keragaman (variabilitas) curah hujan musiman dan kecenderungan curah hujan musiman di DAS Progo hulu yang melalui daerah administratif Temanggung. Selain itu dikaji juga pengaruh faktor topografi (elevasi dan arah hadap lereng) terhadap variabilitas curah hujan musimannya. Metode yang digunakan untuk mengetahui variabilitas curah hujan musimannya adalah metode perataan berjalan (moving average method) taraf 5, sedangkan untuk mengetahui kecenderungan curah hujan dengan garis polinomial yang diuji dengan metode momen produk Pearson. Data curah hujan yang digunakan diperoleh dari 10 stasiun hujan dalam jangka waktu yang cukup panjang (periode tahun 1956-2003). Daerah penelitian dibagi menjadi 2 wilayah elevasi yaitu kelas elevasi I (<700 mdpal) dan kelas elevasi II (> 700 mdpal). Untuk dapat mengetahui berapa jauh perbedaan jumlah curah hujan musiman yang jatuh bila dibandingkan dengan jumlah hujan rata-rata dipergunakan pendekatan dengan rumus koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan variabilitas curah hujan musiman terbesar terjadi pada musim kemarau (Mei-Agustus) yaitu sebesar 83%, disusul oleh periode transisi II (September-Oktober) sebesar 70%, periode transisi I (Maret-April) sebesar 32% dan yang terkecil adalah musim hujan (November - Februari) sebesar 24%. Dalam kurun waktu tahun 1956-2003 curah hujan di DAS Progo Hulu pada musim hujan, periode transisi I, musim kemarau dan periode transisi II cenderung turun namun masih berada diatas batas normal. Secara umum hubungan antara elevasi dengan variabilitas curah hujan musiman adalah positif yang artinya variabilitas curah hujan musiman akan meningkat dengan bertambahnya ketinggian (elevasi) dari stasiun hujan. Faktor arah hadap lereng tidak banyak berpengaruh di DAS Progo Hulu karena sebagian besar daerah penelitian terletak pada lereng yang menghadap utara sampai barat, sehingga curah hujan yang diterima oleh masing-masing stasiun hujan cukup besar.
-
Kata Kunci : variabilitas, kecenderungan, elevasi, arah hadap lereng,Temanggung,Jawa Tengah