Laporkan Masalah

Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Pangan di Sub DAS Kaliurang, Dlingo, Bantul, Yogyakarta

Ananda Christiani Desiska Sakiang Tola, Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. ; Nur Ainun Harlin Jennie Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan di kawasan Sub DAS Kaliurang, Dlingo, Kabupaten Bantul, dalam mendukung potensi beberapa jenis tanaman pangan dengan merekomendasikan pemanfaatan lahan yang sesuai kelasnya. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan dua metode: Limitasi Sederhana dan Limitasi Sys. Kawasan Sub DAS Kaliurang dibagi menjadi 20 satuan peta lahan, yang disusun dari gabungan peta penggunaan lahan dan peta kemiringan lereng. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan bervariasi untuk setiap jenis tanaman pangan yang dikaji. Beberapa area tergolong sangat sesuai (S1), sementara yang lain memiliki keterbatasan tertentu (S2 dan S3) akibat faktor seperti kemiringan lahan yang curam, rendahnya kandungan unsur hara, atau ketersediaan air yang terbatas. Beberapa wilayah juga masuk dalam kategori tidak sesuai (N) untuk tanaman tertentu.

Sebagai tindak lanjut, penelitian ini merekomendasikan penerapan teknik konservasi tanah, perbaikan kesuburan tanah melalui pemupukan spesifik, serta pengelolaan air yang lebih optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan penggunaan lahan pertanian secara berkelanjutan di kawasan Sub DAS Kaliurang, sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi tanaman pangan serta mengurangi risiko degradasi lahan.

This study aims to evaluate land suitability in the Sub-watershed Kaliurang, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. The evaluation was conducted using two methods i.e.: Simple Limitation and Sys Limitation. The Sub-watershed Kaliurang area was divided into 20 land mapping units, which were compiled from a combination of land use maps and slope maps.

The research findings indicate that the level of land suitability varies for each type of crop. Some areas are classified as highly suitable (S1), while others have certain limitations (moderately suitable/S2 and marginally suitable/S3) due to factors such as steep slopes, low soil nutrient content, or limited water availability. Additionally, some areas fall into the not suitable (N) category for certain crops.

As a follow-up, this study recommends the implementation of soil conservation techniques, soil fertility improvement through specific fertilization, and more optimal water management to enhance agricultural productivity. This research is expected to serve as a reference for sustainable agricultural land use planning, increasing crop production efficiency and reducing the risk of land degradation in Sub-watershed Kaliurang.

Kata Kunci : Jagung, Limitasi Sederhana, Padi, Sys, Ubi kayu

  1. S2-2025-501830-abstract.pdf  
  2. S2-2025-501830-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-501830-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-501830-title.pdf