Perbandingan Model Remote Sensing Ecological Index (RSEI) Konvensional dan Modified RSEI (MRSEI)
Prahasti Tri Tungga Dewi, Dr. Prima Widayani, S.Si., M.Si. ; Dr. Bowo Susilo., M.T.
2025 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh
Kota Malang yang mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kota yang masif akibat urbanisasi mendorong ekspansi fisik dan perubahan kualitas lingkungan ekologi. Penelitian ini memodifikasi Remote Sensing Ecological Index (RSEI) konvensional dengan menambahkan parameter kualitas udara (Difference Index), menghasilkan model Modified RSEI (MRSEI) yang lebih komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik ekologis Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja model RSEI dan MRSEI, serta memvalidasi model terbaik menggunakan data persepsi masyarakat dan data lingkungan lainnya untuk menentukan model yang paling representatif. RSEI konvensional menggabungkan empat parameter (NDVI, WET, NDBSI, LST), sedangkan MRSEI mengintegrasikan lima parameter dengan menambahkan Difference Index (DI). Semua parameter model di ekstraksi dari citra Landsat-8 dan diintegrasikan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA). Analisis kuantitatif menggunakan uji paired t-test dan RMSE menunjukkan kedua model berbeda signifikan (p < 0>
Malang City's massive population growth and urban development, driven by urbanization, have led to physical expansion and a decline in ecological environmental quality. This study modifies the conventional Remote Sensing Ecological Index (RSEI) by incorporating an air quality parameter (the Difference Index), creating a more comprehensive Modified RSEI (MRSEI) tailored to the city's ecological characteristics. This research aims to compare the performance of the RSEI and MRSEI models and to validate the superior model using public perception and other environmental data to identify the most representative assessment tool. The conventional RSEI combines four parameters (NDVI, WET, NDBSI, LST), while the MRSEI integrates five by adding the Difference Index (DI). All model parameters were extracted from Landsat-8 imagery and integrated using Principal Component Analysis (PCA). Quantitative analysis via a paired t-test and RMSE revealed a significant difference between the models (p < 0>
Kata Kunci : Modified Remote Sensing Ecological Index (MRSEI), RSEI, Kualitas Lingkungan Ekologi, Urbanisasi, Perbandingan Model