Laporkan Masalah

Pelaksanaan perjanjian Waralaba (Perjanjian Franchise) pada Toko Indomaret di Kota Jakarta

SRIWANA, Wa Ode Nullum, Dr. Hj. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pengetahuan tentang pelaksanaan kewajiban Terwaralaba (Franchisee) dalam pembayaran royalty fee kepada Pewaralaba (Franchisor) dan cara penyelesaian bila Terwaralaba tidak melaksanakan pembayaran royalty fee kepada Pewaralaba. Penelitian mengenai pelaksanaan perjanjian waralaba (perjanjian franchise) pada Toko Indomaret di Kota Jakarta merupakan suatu penelitian yang bersifat yuridis empiris. Empiris karena penelitian ini menitikberatkan pada penelitian lapangan secara menyeluruh, sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian waralaba (perjanjian franchise) pada Toko Indomaret di Kota Jakarta. Yuridis karena penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti asas-asas hukum, sistematika hukum dan sinkronisasi hukum dengan jalan menganalisanya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perjanjian waralaba (perjanjian franchise) pada Toko Indomaret di Kota Jakarta. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dengan cara studi kepustakaan, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan para responden dan nara sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang menyebabkan Terwaralaba tidak dapat melaksanakan kewajiban pembayaran royalty fee kepada Pewaralaba adalah berkaitan dengan kegagalan Terwaralaba dalam mengoperasikan waralaba. Kegagalan disebabkan karena Terwaralaba tidak bisa memenuhi sales quota minimum, sehingga Terwaralaba dapat dikatakan sebagai Terwaralaba “lampu kuning” atau Terwaralaba “lampu merah”. Hal ini terutama disebabkan oleh lokasi toko Terwaralaba yang kurang tepat (kurang strategis) & faktor Sumber Daya Manusia yang kurang. Penyelesaian yang ditempuh adalah Terwaralaba diberi pilihan untuk pindah ke lokasi yang lebih strategis atau melakukan pertukaran toko milik Indomaret sendiri (reguler) yang telah berjalan dengan toko Terwaralaba serta mengintensifkan pelatihan-pelatihan.

The objective of this research is to investigate Franchise obligation implementation in royalty fee payment to Franchiser and the strategy to solve a problem when a franchisee does not pay royalty fee to the Franchiser. The research is an empirical juridical research, as it focused not only on field research in a comprehensive, systematic, factual and accurate manner concerning facts relevant to franchise agreement implementation in Toko Indomaret in Jakarta city, but also on examinations into the principles of law, systematic of law, and synchronization of law by analysing them to know franchise agreement implementation in Toko Indomaret in Jakarta. It used secondary and primary data. The secondary data were obtained from library study while the primary data were obtained from direct interviews with respondents and resource persons. The research results reveal that the cause that makes a franchisee unable to carry out royalty fee payment obligation to the Franchiser relates to that franchisee’s failure in his franchise business operation. The failure results from his inability to meet minimum sales quota such that he is declared “the yellow lamp” or “the red lamp”. That is due mainly to less strategic location of the Franchisee’s shop and human resources error. The measure taken by the franchisee is to take an option by moving to a more strategic location or relocating a well operating regular shop (owned by Indomaret) with Franchisee’s shop and intensify training.

Kata Kunci : Hukum Perjanjian,Franchise, Franchise agreement implementation, Franchise agreement, Toko Indomaret, Jakarta city.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.