Ekologi Komunikasi Penanganan Narkoba di Yogyakarta (Resonansi Sistem Sosial dalam Kasus Pengungkapan Pabrik Narkoba di Kelurahan Bersih Narkoba Baturetno, Banguntapan, Bantul Tahun 2023)
Luk Luk Sihjati, Prof. Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP., M.Si.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Penelitian ini menyoroti ironi pengungkapan pabrik narkoba berkedok keripik pisang dan cairan happy water di Kalurahan Baturetno, sebuah wilayah yang menyandang status Kalurahan Bersih Narkoba sejak 2021. Kejadian tersebut tentu akan menciptakan keragamaan pemaknaan antara masing-masing subsistem. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengungkap ekologi komunikasi yang terbentuk pasca kejadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konstruktivisme dan teori ekologi komunikasi Niklas Luhmann karena mampu memfasilitasi peneliti untuk dapat melihat dinamika resonansi sistem sosial dalam konteks ekologi komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeteksi resonansi sistem sosial terhadap kasus tersebut. Aspek yang ingin diungkap adalah tentang apa saja subsistem yang beresonansi dan seperti apa tingkat resonansinya; bagaimana pemrosesan informasi; serta kualitas resonansi yang terbentuk. Metode studi kasus deskriptif dan analisis isi kualitatif diterapkan pada data media, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai subsistem di Kalurahan Baturetno. Uji validitas melalui triangulasi data. Temuan penelitian mengungkapkan empat subsistem sosial yang beresonansi dengan tingkat respons beragam, meliputi subsistem birokrasi daerah, hukum, masyarakat sipil, dan subsistem pendukung (agama dan pendidikan). Pemrosesan informasi yang dilakukan subsistem melalui tiga tahap kunci meliputi seleksi informasi (information selection), tuturan (utterance), dan pemaknaan (understanding). Masing-masing tahapan menunjukkan bahwa subsistem beroperasi dengan tetap berpedoman pada logika operasional (self referential) mereka serta dinamika ketergantungan antarsubsistem. Kualitas resonansi yang terbentuk tidak merata. Kejadian pengungkapan berhasil memicu respons awal yang intens, namun transformasinya menjadi kebijakan sistemik menghadapi kendala fundamental seperti rigiditas sistemik, konflik prioritas dan ego sektoral masing-masing subsistem. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas dinamika sosial dalam merespons masalah narkoba serta perbaikan sistem pencegahan narkoba di tingkat komunitas.
Kata Kunci : BNN, ekologi komunikasi, narkoba, Niklas Luhmann, resonansi.