Laporkan Masalah

Blockchain-Based Recordkeeping and Its Compatibility With Copyright Protection In Indonesia

Allyna Cinintya Irnadi, Laurensia Andrini S.H, LL.M, Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini mengkaji potensi manfaat dan kelemahan dari pencatatan hak cipta berbasis blockchain bagi perlindungan hak cipta preventif di Indonesia. Penelitian ini menelaah sejauh mana karakteristik khas blockchain, yaitu desentralisasi dan transparansi, dapat melengkapi kerangka hukum hak cipta Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014. Penelitian ini juga mengeksplorasi implikasi dari sifat blockchain yang immutable, pseudonim, dan lintas batas terhadap verifikasi kepengarangan dan pencatatan kepemilikan. Tujuan penelitian ini adalah: (i) menganalisis bagaimana perlindungan hak cipta preventif dipengaruhi oleh sifat keterbukaan dan desentralisasi dari pencatatan berbasis blockchain, serta (ii) mengusulkan praktik terbaik dengan mengidentifikasi kesenjangan yang timbul dari interseksi tersebut guna merekonsiliasikannya dengan suatu kerangka yang menjamin kepastian hukum sekaligus adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi. Penelitian hukum ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang dilengkapi dengan analisis hukum komparatif untuk menilai kerangka hukum dan perspektif ilmiah, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Indonesia menangani tantangan hak cipta mereka terkait dengan teknologi blockchain. Penelitian hukum ini sampai pada kesimpulan bahwa hukum saat ini memerlukan adaptasi sehingga kepemilikan dan penegakan dapat disesuaikan dengan lingkungan blockchain. Standar internasional yang jelas dan pengakuan hukum atas aset terdesentralisasi akan memungkinkan hukum hak cipta untuk maju dengan teknologi baru.

This research examines the potential benefits and drawbacks of blockchain-based recordkeeping for Indonesia's preventive copyright protection. It examines how well blockchain's distinctive features namely, its decentralization and transparency complement Indonesia's copyright framework as stipulated in Law No. 28 of 2014. The research further explores the implications of blockchain’s immutability, pseudonymity, and borderless nature for authorship verification and ownership records. This research aims to: (i) examine how preventive copyright protection is affected by the openness and decentralized nature of blockchain-based recordkeeping, and (ii) propose best practices by identifying gaps arising from this intersection in order to reconcile them with a framework that ensures both legal certainty and technological adaptability. This legal research uses a normative juridical approach complemented with comparative legal analysis to assess statutory frameworks and scholarly perspectives, aiming to find out how Indonesia deal with their copyright challenges in relation to blockchain technology. This legal research comes to the conclusion that the open nature & decentralized characteristic of blockchain clashes with core principles of copyright protection. Laws today require adaptation so that ownership and enforcement can be adapted to blockchain environments. Clear international standards and legal recognition of decentralized assets would allow copyright law to progress with new technologies.

Kata Kunci : Blockchain, Copyright Law, Decentralization, Ownership, Smart Contracts, Legal Recognition, Regulatory Sandbox, Indonesia, Enforcement Mechanism

  1. S1-2025-472617-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472617-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472617-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472617-title.pdf