HUBUNGAN ANTARA UMUR, BERAT HIDUP DENGAN BERAT KARKAS AYAM BROILER STRAIN COBB DI KOKO BROILER FARM MOJOKERTO, SURABAYA
Edhi Sulaksono, Drh. Soemitro Djojowidagdo; Ir. Moch. Anwar
1977 | Skripsi | S1 PETERNAKANPenelitian ini dilakukan di Perusahaan Ayam Potong (P.A.P) "Koko Broiler Farm", Sukosari Trawas Mojokerto, Surabaya dari tanggal 5 Agustus 1977 sampai dengan 9 September 1977. Ayam yang digunakan dalam penelitian berjumlah 300 ekor yang terdiri dari 5 kelompok variasi umur yaitu : 5 - 6 minggu 6 - 7 minggu 7 - 8 minggu 8 - 9 minggu dan 9 - 10 minggu, masing- masing 60 ekor yang terdiri dari 30 ekor ayam jantan dan 30 ekor ayam betina, Dari hitungan secara statistik diperoleh hasil bahwa: 1. Untuk ayam Broiler Strein Cobb ini, pada umur dan jenis kelamin tertentu terdapat hubungan yang positip antara berat hidup dengan berat karkas 2,Berat hidup ayam jantan lebih tinggi daripada ayam betina, juga berat karkas dan persentase karkasnya. Makin meningkatnya umur dan berat hidup, makin bertambah pula berat karkasnya. Berdasarkan standar ayam broiler jantan den betina Strain Cobb (COBB, R.C, 976), ayam broiler yang penulis teliti ternyata lebih rendah berat hidupnya. Bila dibandingkan dengan hasil penelitian dari Rangkuti (1975) di mana ayam yang digunakan adalah Strain Jabro, maka pada umur pemotongan yang sama (9- 10 minggu), Strain Cobd menunjukkan hasil yang lebih rendah dari beret hidup yang dicapainya,
Kata Kunci : Umur Ayam, Berat Hidup Dengan Berat Karkas; Ayam Broiler; Strain COBB; di KOKO BROILER FARM