Konsep Dialektika Historis Karl Marx Dan Ali Syariati Dalam Pembebasan Sosial
Ulinnuha, Dr. M. Supraja, M. Si.
2025 | Tesis | S2 Sosiologi
Ali Syariati dan Karl Marx merupakan tokoh pembebasan yang karakteristik pemikirannya berbeda, Ali Syariati dengan corak teologi pembebasan sedangkan Karl Marx menggunakan materialisme historis dalam pembebasan sosial, selain itu kedua tokoh sosial ini juga memiliki kesamaan dalam menggunakan dialektika sebagai metode dalam pembebasan sosial serta melihat arah gerak dari sejarah. Kontekstualisasi pemikiran Karl Marx dapat dilihat pada pembebasan sosial di Kuba (Revolusi Kuba) sedangkan Kontekstualisasi pemikiran pembebasan Ali Syariati dapat dilihat pada Revolusi Islam Iran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif deskriptif dengan membandingkan karya Ali Syariati dan Karl Marx untuk meneliti konsep dialektika historis Karl Marx dan Ali Syariati serta melihat kontekstualisasi pemikiran Karl Marx pada pembebasan sosial di Kuba (Revolusi Kuba) dan konteks pemikiran Ali Syariati pada Revolusi Islam Iran. Dengan melihat corak kekhasannya masing-masing,, kedua pemikiran tersebut sama-sama dapat digunakan sebagai model pembebasan sosial baik dengan spirit teologi pembebasan maupun model pembebasan dengan Materialisme Historis
Ali Syariati and Karl Marx are liberation figures who their thoughts have more different by characters. Ali Syariati with paradigm of liberation theology while Karl Marx uses historical materialism in social liberation. In addition, both of social figures are the same when use dialectic as a method in social liberation, and see direction of motion from history. The thought of Karl Marx contextualization can be seen in the social liberation of Kuba (Kuba Revolution) while The thought of Ali Syariati contextualization can be seen in Iran Islamic Revolution. This study used a descriptive qualitative method with a literature approach comparing Ali Syariati and Karl Marx masterpiece to research historical dialectic concept them, and see The thought of Karl Marx contextualization in the social liberation of Kuba (Kuba Revolution), and The thought of Ali Syariati contextualization in Iran Islamic Revolution. By looking at the distinctive style of each, both of thought are the same and can be used as a social liberation model with liberation theology spirit or liberation model with historical materialism.
Kata Kunci : Pembebasan sosial, Dialektika, Sejarah, Revolusi Kuba, Revolusi Islam Iran