Laporkan Masalah

Perlindungan hukum bagi pasien dalam perjanjian perawatan antara pasien dengan pihak Rumah Sakit di Instalasi Rawat Inap RSU. PKU Muhammadiyah Yogyakarta

NURHAYATI, Ken Pratiwi, Prof. Emmy Pangaribuan, SH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Penelitian tentang Perlindungan Hukum Bagi Pasien Dalam Perjanjian Perawatan antara Pasien Dengan Pihak Rumah Sakit Di Instalasi Rawat Inap RSU. PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dilatar belakangi oleh banyaknya kasus yang terjadi antara pasien dengan pihak rumah sakit berkaitan dengan perjanjian perawatan. Penelitian ini akan mencari jawaban atas permasalahan sebagai berikut : 1. Bagaimana tanggung jawab RSU. PKU Muhammadiyah Yogyakarta (dalam hal ini direksi) apabila terjadi wanprestasi dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh dokter sebagai tenaga kerja rumah sakit tersebut. 2. Upaya hukum apa yang dapat ditempuh oleh pasien apabila terjadi wanprestasi dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh RSU. PKU Muhammadiyah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan Yuridis Normatif yang banyak menelaah dan mengkaji kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan menggunakan studi dokumen. Untuk menunjang serta melengkapi data sekunder dilakukan pula penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan menggunakan pedoman wawancara. Subyek dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak direksi RSU. PKU Muhammadiyah Yogyakarta akan bertanggung jawab atas tindakan dokter (tenaga kerjanya) apabila terjadi wanprestasi dan perbuatan melawan hukum berupa pemberian ganti kerugian, baik materiil dan immateriil berdasarkan kesepakatan atau keputusan pengadilan. Apabila terjadi wanprestasi dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan pihak RSU. PKU Muhammadiyah, maka para pihak dapat menyelesaikannya dengan cara musyawarah, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri, atau mengadukan ke Organisasi Profesi Kedokteran.

The research on legal protection for patient in an agreement between the patient and the hospital for in-patient care in the in-patient care installation of PKU Muhammadiyah hospital, Yogyakarta is motivated by the fact that there were many cases happening to patients and the hospitals in connection with care agreement. This research search for answers to the following problems: 1. what is the responsibility of PKU Muhammadiyah hospital Yogyakarta (in particular the board of Director) when a failure of obligation and act of law violation is committed by its doctors? 2. what kind of legal measure can the patients take when a failure of obligation and act of law violation is committed by the hospital (PKU Muhammadiyah hospital, Yogyakarta)? This research adopted a Juridical, normative approach, which focused on library research to obtain secondary data by means of document study. It also conducted field research to obtain primary data through interview guideline. The research subjects were chosen in a purposive sampling method. Data analysis employed a descriptive, qualitative method. The research results show that the board of director of PKU Muhammadiyah hospital, Yogyakarta will be held responsible for any failure of obligation or act of law violation committed by its doctors. The responsibility will be in the form of both material and immaterial compensation payment according to the agreement or the court decision. When a failure of obligation is committed by the hospital, the parties may resolve it through negotiation or filing a complaint to the District Court or to the Doctor Professional Association.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Pasien,Perjanjian Perawatan, care agreement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.