ANALISIS SISTEM ROTASI PADA MANAJEMEN PROYEK DAN KINERJA KARYAWAN GENTING OIL KASURI PTE LTD
Dara Aprilia Christianty, Dr. Dra. Reni Rosari, M.B.A.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini menganalisis efektivitas sistem kerja rotasi 28:28 yang diterapkan oleh Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) dalam mendukung pencapaian target manajemen proyek dan kinerja karyawan di proyek hulu migas Blok Kasuri, Papua Barat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan industri migas untuk memastikan keberhasilan proyek di wilayah terpencil yang memiliki risiko tinggi dan menuntut efisiensi Sumber Daya Manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam kepada empat narasumber kunci serta analisis dokumen internal perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Balanced Scorecard, khususnya di tim, serta dimensi kinerja karyawan menurut Koopmans, mencakup kinerja tugas, kinerja kontekstual, kinerja adaptasi, dan perilaku kerja kontraproduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem rotasi 28:28 mendukung ketercapaian target proyek melalui pengaturan waktu, biaya, dan kualitas kerja yang terkoordinasi. Sistem ini juga berkontribusi terhadap konsistensi kinerja karyawan meskipun terdapat tantangan adaptasi psikososial dan koordinasi lintas fungsi di lapangan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kebijakan rotasi dengan standar manajemen proyek serta program pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mendukung keberhasilan Proyek Strategis Nasional (PSN).
This study
analyzes the effectiveness of the 28:28 work rotation system implemented by
Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) in supporting project management targets
and employee performance in the upstream oil and gas project at the Kasuri
Block, West Papua. The research is motivated by the industry’s need to ensure
project success in remote, high?risk locations while optimizing human resource
utilization. A descriptive qualitative approach was employed through in?depth
interviews with four key informants and analysis of internal company documents.
The analysis framework combines the Balanced Scorecard, especially for team
level, and Koopmans’ dimensions of individual work performance, covering task
performance, contextual performance, adaptive performance, and
counterproductive work behavior. Findings indicate that the 28:28 rotation system
contributes to achieving project targets by aligning time, cost, and quality
controls. The system also supports consistent employee performance, despite
psychosocial adaptation challenges and cross?functional coordination in the
field. These results highlight the importance of integrating rotation policies
with project management standards and human resource development programs to
ensure the success of a national strategic project.
Kata Kunci : Sistem Rotasi, Manajemen Proyek, Kinerja Karyawan, Hulu Migas, Balanced Scorecard, First Gas, Operasional Lapangan