Laporkan Masalah

Studi kualitas airtanah bebas dikecamatan Sewon kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Dina Andriana Safitri, Dr. Ig.L.Setyawan Purnama, M.Si.

2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kecamatan Sewon merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bantul yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta. Sebagian besar penduduk di daerah penelitian menggunakan airtanah dari sumur gali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Topografi daerah penelitian relatif datar dengan kedalaman airtanah yang relatif dangkal, sehingga mudah terpengaruh oleh berbagai faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas kimia airtanah berupa unsur nitrat (NO3), nitrit (NO2), amonia (NH3) dan besi (Fe) serta mengevaluasi kualitas kimia airtanah untuk keperluan air minum di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel airtanah dengan stratified sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan nilai DHL karena nilai DHL di daerah penelitian bervariasi. Besar kecilnya nilai DHI. dapat mempengaruhi konsentrasi ion yang terkandung dalam airtanah. Nilai DHL dibagi dalam 3 kelas, yaitu kelas 1 (<356 µmhos/cm), kelas 2 (356-712 µmhos/cm) dan kelas 3 (> 712 umhos/cm). Masing-masing kelas DHL diambil 4 sampel. Analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif dan grafis dari hasil analisis laboratorium terhadap sampel airtanah. Hasil penelitian dibandingkan dengan baku mutu air menurut Keputusan Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 214/KPTS/1991 untuk mengetahui tingkat kelayakan airtanah untuk keperluan air minum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 sampel airtanah yang diambil masih memenuhi kelayakan untuk keperluan air minum dari segi kualitas fisik. Ditinjau dari segi kualitas kimia airtanah, 8 sampel airtanah dari 12 sampel yang diambil telah memenuhi kelayakan untuk keperluan air minum. Keempat sampel lainnya tidak memenuhi kelayakan karena melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Tiga sampel airtanah kadarnya melebihi ambang batas untuk unsur nitrat (NO3) dan 1 sampel lainnya untuk unsur besi (Fe). Sebaliknya, Kadar nitrit (NO2) dan amonia (NH3) pada airtanah di daerah penelitian nihil. Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa kualitas airtanah di daerah penelitian masih memenuhi ambang batas yang diperbolehkan dalam baku mutu air minum, sehingga airtanah di daerah penelitian masih layak digunakan untuk keperluan air minum.

-

Kata Kunci : kualitas airtanah, air minum, baku mutu air,Sewon,Bantul,DIY

  1. S1-2008-150563-Abstract.pdf  
  2. S1-2008-150563-Bibliography.pdf  
  3. S1-2008-150563-TableofContent.pdf  
  4. S1-2008-150563-Title.pdf