Laporkan Masalah

Kadar unsur-unsur Nitrogen dan bakteri Coli dalam airtanah bebas pada berbagai satuan permukiman di kecamatan Ngampilan kota Yogyakarta

Dian Fajarini Bastiyan, Drs. S. Sutanto B.R., M.Si.; Drs. Budi Sulaswono, M.Si,

2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kecamatan Ngampilan merupakan daerah yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Kota Yogyakarta, 58% dari 4786 rumah tangga memanfaatkan airtanah untuk memenuhi kebutuhan domestik. Kepadatan penduduk yang tinggi menyebabkan peningkatan jumlah limbah. Limbah yang masuk ke dalam airtanah dapat menurunkan kualitas air sehingga membahayakan kesehatan penduduk apabila air tersebut dikonsumsi secara tidak benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar kadar unsur-unsur Nitrogen dan bakteri coli dalam airtanah bebas pada tiap satuan permukiman serta mengetahui hubungan unsur-unsur tersebut dengan kepadatan penduduk dan liputan bangunan (building coverage). Lokasi sampel ditentukan secara purposif yaitu menggunakan sistem grid dengan mempertimbangkan arah aliran airtanah. Sampel airtanah diambil dari 15 sumur gali milik penduduk. Analisa dilakukan berdasarkan satuan permukiman yang dibentuk dari dua faktor yaitu kepadatan penduduk dan liputan bangunan. Klasifikasi satuan permukiman dilakukan dengan menggunakan faktor pembatas atau pemberat adalah kepadatan penduduk tinggi. Satuan permukiman dibedakan menjadi tiga, yaitu Tipe I, Tipe II dan Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kadar bakteri coli melebihi batas maksimum yang diperbolehkan sedangkan kadar unsur-unsur Nitrogen dalam airtanah tidak melampaui batas maksimum yang diperbolehkan menurut keputusan Menteri Kesehatan tahun 2002 mengenai syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum. Kondisi satuan permukiman mempengaruhi rata-rata kadar nitrat dan bakteri coli, namun tidak berpengaruh terhadap rata-rata kadar nitrit dan ammonia dalam airtanah bebas. Hal ini didukung pula oleh hasil penelitian, bahwa kondisi kepadatan penduduk dan liputan bangunan berpengaruh terhadap rata-rata kadar nitrat dan bakteri coli, namun tidak berpengaruh terhadap rata-rata kadar nitrit dan ammonia. Tingginya kadar bakteri coli di Kecamatan Ngampilan mengindikasikan bahwa kualitas airtanah bebas di daerah tersebut tidak memenuhi syarat untuk digunakan sebagai sumber air minum. Oleh karena itu, harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai air minum.

Kata Kunci : kepadatan penduduk, building coverage, satuan permukiman, kadar unsur-unsur Nitrogen dan bakteri coli,Ngampilan,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2008-168586-Abstract.pdf  
  2. S1-2008-168586-Bibliography.pdf  
  3. S1-2008-168586-TableofContent.pdf  
  4. S1-2008-168586-Title.pdf