POLA BERITA DAN MAKNA KEMATIAN DALAM WACANA BERITA DUKA BERBAHASA PRANCIS DI LIBRAMEMORIA.COM
Jeanni Imas Rachmawati, Dr. Merry Andriani, S.S., M.L.C.S.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Perkembangan teknologi berdampak pada media yang digunakan masyarakat termasuk bagaimana berita duka dikomunikasikan, yakni menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja. Hal ini bertolak belakang dengan momen kematian yang sakral dan tertutup terutama di masyarakat Prancis yang menjaga privasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komponen penyusun struktur, pola, dan makna kematian dalam berita duka berbahasa Prancis di libramemoria.com. Studi ini menggunakan 60 berita duka dan 265 komentar yang diterbitkan tahun 2024 sebagai sumber data pada situs libramemoria.com. Libramemoria.com merupakan situs obituarium daring terkemuka yang berafiliasi dengan tiga puluh surat kabar di Prancis. Struktur wacana berita duka dianalisis menggunakan analisis genre (Swales, 1990). Kemudian, pola diperoleh berdasarkan frekuensi kemunculannya. Wacana sosial (Angenot, 1988) digunakan untuk menelusuri makna kematian yang tercermin pada berita duka berbahasa Prancis di libramemoria.com.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kala présent, passé composé, dan futur simple digunakan sesuai dengan tujuan komunikasi. Sebelas move ditemukan dalam berita duka. Empat diantaranya adalah (1) Menginformasikan Kematian, (3) Menunjukkan Pihak yang Berduka, (5) Menunjukkan Profil Mendiang dan (6) Menginformasikan Upacara Pemakaman yang masuk ke dalam kategori obligatori sekaligus menjadi pola umum (1-3-5-6). Selanjutnya, analisis pada komentar menunjukkan bahwa terdapat tiga pola respon yang berhubungan dengan keluarga yang ditinggalkan dan orang yang meninggal. Penelitian ini mengemukakan bahwa berita duka tidak hanya berfungsi untuk menginformasikan tetapi juga mencerminkan dan membentuk sikap masyarakat terhadap kematian, kesedihan, dan pemakaman dalam budaya Prancis. Studi ini diharapkan dapat berkontribusi pada penelitian linguistik historis komparatif dan pemahaman komunikasi lintas budaya.
Technological developments have had an impact on the media used by society, including how death notices are communicated, making them more accessible to anyone. This contrasts with the sacred and private nature of death, particularly in French society, which values privacy. Therefore, this study aims to examine the components that make up the structure, patterns, and meaning of death in French-language death notices on libramemoria.com. This study uses 60 death notices and 265 comments published in 2024 as data sources on the libramemoria.com website. Libramemoria.com is a leading online obituary website affiliated with thirty newspapers in France. The discourse structure of death notices is analyzed using genre analysis (Swales, 1990). Patterns were then identified based on their frequency of occurrence. Social discourse (Angenot, 1988) was used to explore the meaning of death reflected in French-language death notices on libramemoria.com.
The study found that the present tense, past tense, and future tense were used according to the purpose of communication. Eleven moves were identified in the death notices. Four of these are (1) Informing of Death, (3) Showing the Bereaved, (5) Showing the Deceased’s Profile, and (6) Informing of the Funeral Ceremony, which fall into the obligatory category and also form a common pattern (1-3-5-6). Furthermore, analysis of the comments reveals three response patterns related to the bereaved family and the deceased. This study suggests that death notices not only serve to inform but also reflect and shape societal attitudes toward death, grief, and funerals within French culture. This study is expected to contribute to comparative historical linguistic research and cross-cultural communication understanding.
Kata Kunci : pola wacana, makna kematian, berita duka, bahasa Prancis