Model Kolaboratif Komunitas Lokal dalam Membangun Gerakan Literasi Media dan Informasi (Studi Kasus pada Komunitas Litera Rasa Indonesia)
Dzikri Abdillah Adzimat Sukmayadi, Dr. Dian Arymami, S.IP., M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Gerakan literasi media dan informasi (LMI) di Indonesia masih didominasi oleh aktor-aktor besar seperti pemerintah dan organisasi masyarakat sipil (OMS) berskala nasional sehingga partisipasi komunitas LMI di tingkat lokal dalam gerakan tersebut kurang tersorot. Studi-studi terdahulu cenderung menempatkan pemerintah dan OMS sebagai subjek utama dalam gerakan LMI berbasis komunitas sehingga studi tentang bagaimana komunitas lokal membangun gerakan LMI masih terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan merumuskan model kolaboratif yang diimplementasikan oleh komunitas lokal dalam membangun gerakan LMI. Secara spesifik, penelitian ini menganalisis keseluruhan proses kolaborasi yang dibangun oleh Litera Rasa Indonesia, sebuah komunitas yang mempromosikan LMI dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori literasi media dan informasi, teori kolaborasi, teori pembelajaran organisasi, dan konsep pengembangan kapasitas komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan empat temuan utama. Pertama, proses kolaborasi diawali dengan memanfaatkan sumber daya internal, yang kemudian berkembang menjadi model kerja sama dengan jejaring kemitraannya tumbuh secara organik dari lingkup internal menuju eksternal. Kedua, tantangan utamanya adalah keterbatasan sumber daya, terutama dalam aspek finansial dan sumber daya manusia. Ketiga, kolaborasi didukung kuat oleh gaya kepemimpinan yang partisipatif dan kultur internal komunitas yang suportif, namun dihambat oleh ego mitra dan dinamika relasional. Keempat, capaian utama bersifat ganda: keberhasilan dalam membangun membangun citra profesional yang efektif menarik mitra strategis serta melaksanakan program yang dapat memberdayakan audiens sekaligus meningkatkan kapasitas anggota internal komunitas.
The Media and Information Literacy (MIL) movement in Indonesia is predominantly driven by major actors such as the government and national civil society organizations (CSOs), obscuring the participation of local MIL communities. Previous studies have predominantly focused on the government and CSOs as the primary subjects in community-based MIL initiatives, thereby overlooking how local communities establish their own MIL movements. This research aims to address this gap by examining the collaborative model employed by a local community to build its MIL initiatives. Specifically, this study analyzes the collaborative process undertaken by Litera Rasa Indonesia, a Indonesian local community dedicated to promoting MIL and the development of 21st-century skills in West Java. The analysis draws upon theoretical frameworks of media and information literacy, collaboration, organizational learning, and community capacity building. This study utilizes a qualitative, single-case study methodology. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The study yields four primary findings. First, the collaboration process initially leveraged internal resources before evolving into a model where the partnership network expanded organically from internal members to external partners. Second, the primary challenge was resource constraints, particularly in finance and human capital. Third, collaboration was facilitated by a participatory leadership style and a supportive internal culture, but impeded by inter-partner egos and challenging relational dynamics. Fourth, the key achievements were twofold: the successful cultivation of a professional image to attract strategic partners, and the implementation of programs that empowered audiences while simultaneously enhancing the internal capacity of its members.
Kata Kunci : Model Kolaborasi, Literasi Media dan Informasi, Komunitas Lokal, Pembelajaran Organisasi, Pengembangan Kapasitas / Collaboration Model, Media and Information Literacy, Local Community, Organizational Learning, Capacity Building