Laporkan Masalah

Ketimpangan upah menurut jenis kelamin di propinsi D.I.Yogyakarta : Analisis data Sakernas bulan Februari tahun 2006

Betti Sulistyorini, Drs. Tukiran, M.A.; Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.Si.

2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketimpangan upah menurut jenis kelamin di Propinsi D.I. Yogyakarta pada tahun 2006 dengan menggunakan data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah data mentah Sakernas Bulan Februari Tahun 2006. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat tabel silang dan penghitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan upah menurut jenis kelamin di Propinsi D.I. Yogyakarta. Pekerja perempuan relatif memiliki upah yang lebih rendah dibanding pekerja laki-laki. Ketimpangan upah antar sektor menempatkan sektor jasa sebagai sektor andalan, baik dari jumlah pekerja maupun upah yang diterima oleh pekerja. Sedangkan ketimpangan upah menurut jenis pekerjaan memperlihatkan pola pemberian upah berdasarkan tingkat keahlian/keterampilan pekerja. Pendidikan turut berperan dalam penentuan besar kecilnya upah pekerja. Semakin tinggi tingkat pendidikan pekerja, maka upah yang diterima pun akan semakin besar. Pemberian upah menurut jam kerja. menempatkan pekerja perempuan memperoleh upah yang lebih rendah meskipun jam kerjanya lebih panjang dibanding pekerja laki-laki. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa dengan adanya ketimpangan upah menurut jenis kelamin, ternyata masih terdapat diskriminasi dalam pembagian upah pekerja, yang disebabkan oleh perbedaan keterampilan dan juga tingkat pendidikan masing-masing pekerja

-

Kata Kunci : upah, jenis kelamin,Daerah Istimewa Yogyakarta

  1. S1-2008-160496-Abstract.pdf  
  2. S1-2008-160496-Bibliography.pdf  
  3. S1-2008-160496-TableofContent.pdf  
  4. S1-2008-160496-Title.pdf