Persepsi Penyebab, Penanganan, dan Pencegahan Stunting di Kota Salatiga
Nadia Anindya Dhafita, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., Dr. Sudrajat, S.Si., M.P.
2025 | Tesis | S2 Geografi
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
persepsi pemerintah dan masyarakat Kota Salatiga terkait penyebab, penanganan,
dan pencegahan stunting. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan in-depth
interview, data dikumpulkan dari informan kunci yang terdiri dari
perwakilan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat pada tahun
2024. Hasil menunjukkan bahwa stunting
dipersepsikan oleh penyebab faktor langsung seperti penyakit infeksi dan
bawaan, serta faktor tidak langsung seperti kompleksitas pola asuh dalam
keluarga. Strategi penanganan dan pencegahan yang dilakukan Pemerintah Kota
Salatiga melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk masyarakat dan pihak
swasta, melalui berbagai program seperti pemberian makanan tambahan (PMT),
kegiatan rembug stunting, pelayanan posyandu, serta pendirian rumah pemulihan
gizi untuk kasus kronik. Rekomendasi yang diberikan mengarah pada pendekatan
gabungan top-down dan bottom-up, dengan penyesuaian terhadap
karakteristik wilayah urban, rural, dan strategis. Upaya ini mencakup
edukasi dan penyuluhan dalam berbagai skala serta evaluasi menyeluruh terhadap
keterlibatan keluarga dan pemerintah guna memastikan efektivitas program
pencegahan dan penanganan stunting di Salatiga.
This study aims to identify the perceptions of the
government and community of Salatiga City regarding the causes, handling, and
prevention of stunting. Using a qualitative method with an in-depth interview
approach, data were collected from key informants consisting of representatives
of the local government, health workers, and the community in 2024. The results
show that stunting is perceived by direct factors such as infectious and
congenital diseases, as well as indirect factors such as the complexity of
parenting patterns in the family. The handling and prevention strategies
carried out by the Salatiga City Government involve cross-sector collaboration,
including the community and the private sector, through various programs such
as providing additional food (PMT), stunting discussion activities, integrated
health service posts, and the establishment of nutritional recovery houses for
chronic cases. The recommendations given lead to a combined top-down and
bottom-up approach, with adjustments to the characteristics of urban, rural,
and strategic areas. These efforts include education and counseling on various
scales as well as a comprehensive evaluation of family and government
involvement to ensure the effectiveness of the stunting prevention and handling
program in Salatiga.
Kata Kunci : Stunting, Perception, Causes, Prevention, Sustainable Development Goals, Collaboration, Salatiga City