Laporkan Masalah

Kajian Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan di Wilayah Perkotaan Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah

Nuni Mirzayanti Ali, Dr. Langgeng Wahyu Santosa, S.Si., M.Si.; Dr. Rika Harini, S.Si., MP.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pengelolaan sampah di wilayah perkotaan Kabupaten Banggai Laut menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat pertumbuhan penduduk, peningkatan aktivitas ekonomi, dan keterbatasan infrastruktur. Permasalahan ini berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan, terutama di kawasan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga, menelaah kebijakan dan praktik teknis operasional pengelolaan sampah oleh pemerintah daerah, serta merumuskan strategi pengelolaan sampah berwawasan lingkungan yang sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner di 5 desa/kelurahan, observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan dilengkapi dengan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengelolaan.
Penilaian terhadap perilaku masyarakat menunjukkan bahwa 77% responden telah memiliki perilaku yang baik hingga sangat baik dalam pengelolaan sampah, didukung oleh tingkat pengetahuan (65%) dan sikap positif (96%). Meski demikian, 23% masyarakat masih melakukan praktik tidak ramah lingkungan seperti membakar atau membuang sampah sembarangan. Regulasi daerah terkait pengelolaan sampah telah ditetapkan melalui Perda No. 4 Tahun 2019 dan Perbup No. 47 Tahun 2019, namun pelaksanaannya belum maksimal akibat keterbatasan sarana, lemahnya sistem pemilahan, serta koordinasi lintas sektor yang belum solid. Strategi pengelolaan yang diusulkan mencakup edukasi dan pendampingan berbasis komunitas, penguatan kapasitas kelembagaan dan infrastruktur, serta pemanfaatan dukungan program nasional dan teknologi untuk mewujudkan 
pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Waste management in the urban areas of Banggai Laut Regency faces increasingly complex challenges due to population growth, rising economic activity, and limited environmental infrastructure. These issues have contributed to environmental degradation, particularly in coastal zones. This study aims to analyze community behavior in managing household waste, examine local government policies and technical-operational practices, and formulate environmentally sound waste management strategies tailored to local conditions.

A descriptive method with quantitative and qualitative approaches was employed. Data were collected through questionnaires in five villages/urban wards, field observations, in depth interviews, and documentation. The data were analyzed using descriptive statistics and SWOT analysis to formulate appropriate waste management strategies. Findings indicate that 77% of respondents demonstrate good to very good waste management behavior, supported by adequate knowledge (65%) and positive attitudes (96%). However, 23% of the population still engage in environmentally harmful practices such as open burning and illegal dumping. Local regulations Regional Regulation No. 4 of 2019 and Regent Regulation No. 47 of 2019 are in place but have not been fully implemented due to limited facilities, the absence of waste sorting systems, and weak inter-agency coordination. The proposed strategy includes community-based education and facilitation, institutional and infrastructure strengthening, and leveraging national programs and technology to support sustainable waste management.

Kata Kunci : Pengelolaan sampah, perilaku masyarakat, kebijakan daerah, strategi berwawasan lingkungan, perkotaan./waste management, community behavior, local policy, environmentally sound strategy, urban area.

  1. S2-2025-475838-abstract.pdf  
  2. S2-2025-475838-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-475838-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-475838-title.pdf