Keuntungan usahatani padi, kepuasan dan keinginan untuk melanjutkan keanggotaan Gapoktan di Kabupaten Sukoharjo
Rudy Nur Hidayah, Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. ; Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, S.U.
2025 | Tesis | S2 Magister Manj.Agribisnis
Penelitian kinerja Gapoktan BO (Business-Oriented) yang berdasarkan pendapat anggotanya, serta perbandingannya dengan pendapat anggota gapoktan yang tidak berorientasi bisnis atau gapoktan NBO (Non-Business-Oriented), masih sangat jarang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut; (1) membandingkan keuntungan usaha tani padi dan kepuasan anggota antara gapoktan BO dan gapoktan NBO; (2) menganalisis hubungan antara kepuasan anggota dengan keuntungan usaha tani di masing gapoktan; (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan anggota untuk melanjutkan keanggotaan di kedua gapoktan. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan 44 anggota Gapoktan Rukun Makmur (BO) dan 40 anggota Gapoktan Pondok Makmur (NBO) di Kabupaten Sukoharjo. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji t-independen serta regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan usaha tani per hektar anggota Gapoktan Rukun Makmur dan Pondok Makmur tidak jauh berbeda. Akan tetapi, kepuasan anggota Gapoktan Rukun Makmur terhadap aspek manajemen produksi, pemasaran, dan sumber daya manusia berbeda nyata dan lebih tinggi dibandingkan Gapoktan Pondok Makmur. Keuntungan usaha tani per hektar tidak mempengaruhi kepuasan anggota di kedua gapoktan serta keinginan melanjutkan keanggotaan dipengaruhi oleh informasi yang diterima serta keuntungan usaha tani per hektar. Tentunya, hasil ini memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan upaya peningkatan efektivitas BO Gapoktan di dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
The research of Business-Oriented (BO) gapoktan, focusing on member perspectives and comparing it to Non-Business-Oriented (NBO) Gapoktan, is rarely done. Therefore, this research was conducted with the following objectives: (1) to compare the farm profitability and member satisfaction between BO and NBO gapoktan; (2) to analyze the relationship between member satisfaction and farm profitability in each gapoktan; and (3) to identify factors influencing members' willingness to continue in the gapoktan. The research data were obtained through structured interviews with 44 members of the Rukun Makmur (BO gapoktan) and 40 members of the Pondok Makmur (NBO gapoktan) in Sukoharjo Regency. Further, the data was analyzed with descriptive statistics, independent t-tests, and binary logistic regression. The findings demostrate that farm profitablity per hectare between Rukun Makmur and Pondok Makmur is not significantly different. However, member satisfaction of Rukun Makmur with aspects of production management, marketing, and human resources is significantly different and higher compared to Pondok Makmur. Furthermore, farm profitablity per hectare did not corrleted by member satisfaction in both farmer groups, and willingness to continue membership in both Gapoktan is primarily influenced by the information and farm business profit per hectare. These results provide valuable insights for improving the effectiveness of BO gapoktan in supporting national food security.
Kata Kunci : gapoktan berorientasi bisnis, aspek manajemen, kepuasan anggota, kelanjutan keanggotaan.