Hubungan tipe wilayah pertanian dengan tingkat perkembangan wilayah kabupaten Sleman
Bambang Suryono, Prof. Dr. A.J. Suhardjo, M.A.; Drs. H.B.S> Eko Prakoso, M.SP.
2007 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKabupaten Sleman merupakan wilayah yang memiliki potensi pertanian dengan lahan yang subur dan air yang melimpah. Sektor pertanian menyerap tenaga kerja yang besar dan merupakan mata pencaharian utama penduduk, namun semakin lama pertanian semakin terdesak oleh sektor-sektor lain, beberapa penyebab yang mungkin adalah produksi pertanian yang monoton dan rendahnya kemampuan bersaing karena penguasaan oleh pemerintah. Penelitian ini merupakan pengkajian mengenai hubungan antara tipe wilayah pertanian dan tingkat perkembangan wilayah melalui penelitian yang dilakukan pada wilayah Kabupaten Sleman. Teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan antara tipe wilayah pertanian dengan tingkat perkembangan wilayah adalah teknik analisis faktor dan ananalis chi-square. Teknik analisis faktor digunakan untuk menentukan berbagai kelompok tipe wilayah pertanian dan tingkat perkembangan wilayah dari data yang ada, sedangkan teknik analisis chi-square untuk menemukan adanya hubungan antara keduanya. Setelah berbagai tipe wilayah pertanian dan tingkat perkembangan wilayah ditentukan melalui analisis faktor, seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Sleman akan didistribusikan pada kedua kategori tersebut berdasar karakteristik wilayah yang dimilikinya, baik karakter fisik maupun karakter sosial ekonomi. Teknik chi-square diharapkan dapat mengungkap adanya suatu pola hubungan antara kedua kategori. Pola hubungan yang ditemukan dapat dikaji lebih lanjut dan dipergunakan sebagai salah satu bahan pemikiran dalam menentukan berbagai kebijakan pengembangan wilayah, khususnya wilayah Kabupaten Sleman dan wilayah-wilayah lain yang memiliki kawasan pertanian pada umumnya
-
Kata Kunci : pertanian, perkembangan wilayah, analisis faktor,Sleman,DIY