Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra digital landsat 7 ETM+ dan sistem informasi geografis dalam penentuan prioritas pengembangan wilayah di kabupaten Temanggung Jawa Tengah

Dewi Suriana, Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.

2006 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Pembangunan daerah hendaknya dilakukan secara sinergis oleh seluruh komponen masyarakat dan potensi baik itu fisik, sosial, maupun ekonomi dengan berlandaskan asas keseimbangan dan pemerataan pertumbuhan antar daerah, kemitraan antar pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Sangat diperlukan adanya Komunikasi lintas pelaku secara terbuka dan demokratis, manajemen publik yang efektif, efisien serta didukung pengolahan tata ruang dan lingkungan hidup yang memenuhi kaidah pembangunan berkelanjutan. Salah satu alternatif pengolahan sumberdaya alam agar pemerataan pembangunan dapat terwujud adalah dengan menentukan prioritas pengembangan wilayah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan inventarisasi potensi fisik dan sosial ekonomi wilayah Kabupaten Temanggung melalui pengolahan data citra digital penginderaan jauh satelit sumberdaya bumi Landsat 7 ETM+ dan data sekunder terkait guna penyusunan prioritas dan rekomendasi pengembangan wilayah Kabupaten Temanggung yang diproses dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) mencakup data atribut dan data grafis. Teknik pengolahan citra yang digunakan dalam rangka inventarisasi sebagian parameter potensi fisik meliputi koreksi radiometrik dan geometrik, penyusunan citra komposit warna standart RGB 432 dan 457, klasifikasi multispektral (supervised classification), operasi penajaman dengan ekualisasi histogram (hystogram equalization) serta digitasi on screen. Penilaian potensi fisik menggunakan formula Indeks Potensi Lahan (IPL) yang terdiri dari faktor relief, litologi, tanah, hidrologi dan faktor penghambat. Teknologi Sistem Informasi Geografi berguna dalam pengolahan dan penyajian data yang tergolong kompleks. Sinergisitas antara potensi fisik dan sosial ekonomi menggunakan metode rata-rata tertimbang dengan hasil akhir dalam unit administrasi. Dari hasil uji ketelitian interpretasi citra satelit Landsat 7 ETM+ diperoleh tingkat ketelitian 87,9% untuk Bentuklahan, 84,4% untuk Relief, 85,3% untuk Tanah, dan 94,2% untuk Batuan. Prioritas pengembangan disajikan dalam 5 kelas yaitu prioritas pertama meliputi Kecamatan Kedu, Jumo, Tembarak, dan Bansari. Prioritas kedua meliputi kecamatan Tretep, Tlogomulyo, Kledung, Wonoboyo, Candiroto dan Gemawang. Prioritas ketiga meliputi Kecamatan Bejen, Bulu, Selopampang, Ngadirejo, Kranggan, dan Parakan. Prioritas keempat meliputi Kecamatan Pringsurat, Kaloran, dan Kandangan serta Prioritas kelima yaitu Kecamatan Temanggung. Dalam penyusunan rekomendasi pengembangan wilayah dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor potensi wilayah baik potensi fisik maupun sosial ekonomi dan penggunaan lahan aktual (Actual Landuse)

-

Kata Kunci : Citra digital landsat 7 ETM+, sistem infromasi geografis,pengembangan wilayah,Temanggung,Jawa Tengah

  1. S1-2006-144932-Abstract.pdf  
  2. S1-2006-144932-Bibliography.pdf  
  3. S1-2006-144932-TableofContent.pdf  
  4. S1-2006-144932-Title.pdf