Pengangguran terbuka dan setengah pengangguran di Jawa (Analisis Susenas 2003)
Bayu Rachman, Drs. Sukamdi, M.Sc.; Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A.
2006 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANAngka pengangguran terbuka berkaitan dengan ketiadaan kesempatan kerja sedangkan angka setengah penganggur berkaitan dengan jam kerja yang rendah atau ketidaksesuaian pekerjaan dengan pendidikan keterampilan yang dimiliki. Beberapa penelitian maupun tulisan menunjukkan masih besarnya angka penganguran terbuka dan setengah penganggur, tidak terkecuali di Jawa. Jawa sebagai pusat dari berbagai kegiatan ekonomi cukup menarik untuk dilihat kondisi ketenagakerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui distribusi penganguran terbuka dan setengah penganggur di Jawa berdasarkan propinsi serta mengkaji karakteristiknya berdasarkan umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan wilayah desa/kota. Data yang digunakan untuk tujuan tersebut yaitu Susenas Kor 2003, dengan melakukan pengolahan kemudian diajikan dalam tabel frekuensi baik angka relatif maupun absolutnya. Teknik analisis yang dipakai yaitu analisis deskriptif berdasarkan data pada tabel. Berdasarkan Susenas 2003 menunjukkan bahwa persentase pengangguran terbuka di Jawa Barat (11,7 persen) tertinggi di Jawa sedangkan terendah persentase pengangguran terbuka di D.I. Yogyakarta (7,3 persen). Persentase setengah penganggur di Jawa Timur (35,7 persen) tertinggi di Jawa sedangkan terendah di D.I. Yogyakarta (26,2 persen). Pembahasan setengah penganggur termasuk didalamnya setengah penganggur terpaksa aktif/pasif dan setengah penganggur kritis. Persentase setengah penganggur terpaksa aktif di Jawa Barat (10 persen) tertinggi sedangkan terendah di Jawa Tengah (8,1 persen). Persentase setengah penganggur tepaksa pasif di Jawa Tengah (91,9 persen) tertinggi di Jawa sedangkan persentase di Jawa Barat (90 persen) terendah. Persentase setengah penganggur kritis tertinggi di D.I. Yogyakarta (31,9 persen) sedangkan terendah di Jawa Barat (25,2 persen). Hasil ini memunjukkan bahwa persentase pengangguran terbuka dan setengah penganggur masih tinggi. Situasi yang bisa mempengaruhi keadaan tersebut diantaranya krisis ekonomi yang berakibat meningkatnya PHK, serta beberapa kebijakan yang kurang mendukung terhadap penyerapan angkatan kerja.
-
Kata Kunci : Pengangguran terbuka, Pengangguran setengah terbuka,Jawa