Pola Distribusi Dan Pengobatan Melasma Di RSUP Dr Sardjito 1 September 1991 s/d 31 Agustus 1992
Yosi Garniwa, Dr. K. Etnawati, M.P.H. ; Dr. Tuti Roostanti MS
1993 | Skripsi | S1 KEDOKTERANUntuk mengetahui pola distribusi dan pengobatan melasma di RSUP Dr. Sardjito telah dilakukan penelitian non eksperimental dan pendekatan yang digunakan secara retrospektif di RSUP Dr. Sardjito sejak 1 September 1991 s/d 31 Agustus 1992. Hasil penelitian, dari 18.424 pasien Poliklinik Kulit dan Kelamin di dapatkan 61 penderita melasma (0,33%). Dari 61 penderita melasma di dapatkan pada perempuan 85,25%, laki-laki 14,75% dan tipe klinis melasma yang di jumpai, centrofacial (37,70%); tipe malar (62,30%) adapun tipe mandibulartidak dapat dijumpai. Kelompok umur yang frekwensinya paling tinggi antara 30-34 tahun, penyebab yang palingh banyak kosmetik (34, 43%), dilihat dari pekerjaannya golongan pegawai mempunyai frekwensi yang paling tinggi (37,71%) dan dilihat dari status pendidikannya SD mempunyai frekuensi yang paling tinggi. Pengobatan yang dilakukan di RSUP Dr. Sardjito menggunakan dua formula yaitu formula Kligman (48 penderita) dan formula Pathak (13 penderita) karena Yogyakarta termasuk daerah tropis diperlukan (tabir) surya.
Kata Kunci : Melasma