Persepsi Agensi Individu Perempuan Muslim dan Non-Muslim: Pengaruh Status Pengangguran dan Religiusitas dalam Analisis Survei Global
Difa Ameliora Pujayanti, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Penelitian ini mengkaji pengaruh status pengangguran dan religiusitas terhadap persepsi agensi individu perempuan, serta perbedaan dinamikanya antara kelompok perempuan Muslim dan non-Muslim. Dengan menggunakan data World Value Survey (WVS) Wave 5 dan pendekatan Generalized Structural Equation Modeling (GSEM), agensi individu dibangun sebagai konstruk laten dari indikator identitas diri dan pengambilan keputusan. Hasil analisis menunjukkan bahwa status pengangguran berdampak negatif terhadap persepsi agensi individu perempuan. Sementara itu, pengaruh religiusitas bersifat kontekstual dan lebih kuat di kalangan perempuan Muslim. Temuan ini menegaskan pentingnya identitas agama dalam membentuk persepsi kontrol individu atas hidupnya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pengukuran agensi berbasis data global dan mendukung pembangunan berbasis Capability Approach yang menekankan pentingnya pendidikan dan pemenuhan kebutuhan non-material dalam memperkuat agensi individu perempuan.
This study examines the influence of unemployment status and religiosity on women's perceptions of individual agency, as well as the dynamic differences between Muslim and non-Muslim women. Using data from the World Value Survey (WVS) Wave 5 and the Generalized Structural Equation Modeling (GSEM) approach, individual agency is constructed as a latent construct of self-identity and decision-making indicators. The results of the analysis show that unemployment status has a negative impact on women's perceptions of individual agency. Meanwhile, the influence of religiosity is contextual and stronger among Muslim women. These findings emphasize the importance of religious identity in shaping individuals' perceptions of control over their lives. This research contributes to the development of global data-based agency measurement and supports Capability Approach-based development, which emphasizes the importance of education and the fulfillment of non-material needs in strengthening women's individual agency.
Kata Kunci : agensi individu, status pengangguran, religiusitas, perempuan, GSEM