Perencanaan Bisnis Klub Aktivitas Lansia (Senior Activity Club) Di Kota Bandung
Risti Selfia Oktavianti, Rocky Adiguna, S.E., M.Sc., Ph.D
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Peningkatan jumlah
populasi lansia di perkotaan Indonesia, termasuk Kota Bandung menjadi latar
belakang utama dirancangnya Senior Activity Club, sebuah layanan
komunitas lansia berbasis pendekatan multidimensi yang menekankan aspek fisik,
sosial, dan psikologis. Penelitian ini bertujuan menyusun rencana bisnis yang
inklusif dan layak secara ekonomi melalui pendekatan mixed methods, yaitu
eksplorasi kualitatif terhadap kebutuhan dan preferensi lansia, serta analisis
kuantitatif untuk menilai kelayakan finansial bisnis.
Penelitian dilakukan
melalui pendekatan gabungan antara eksplorasi kebutuhan lansia dan keluarga
mereka, wawancara dengan calon mitra strategis, serta analisis pasar dan
keuangan. Berbagai program dirancang, mulai kegiatan kebugaran, kegiatan seni,
kegiatan
hobi, konsultasi dan rekreasi. Sumber pendapatan berasal dari keanggotaan,
layanan tambahan dan kolaborasi kemitraan.
Analisis finansial menunjukkan bahwa rencana bisnis ini memiliki
indikator kelayakan baik dalam skenario optimis, skenario moderat dan skenario
realistis. Nilai NPV yang positif berada di atas nol, IRR yang melampaui
tingkat biaya modal, serta payback period dalam batas waktu yang
wajar, memberikan sinyal awal bahwa Senior Activity Club berpotensi
untuk dikembangkan lebih lanjut, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Rencana aksi telah disusun secara bertahap mulai dari pembentukan tim,
pelatihan SDM, uji coba layanan, hingga pengembangan skala. Harapannya, klub
ini bukan hanya tempat beraktivitas, tetapi menjadi rumah kedua bagi para
lansia sebagai tempat mereka merasa diterima, dihargai, dan tetap bisa tumbuh.
The increasing elderly population in urban areas in Indonesia, including
Bandung, is the primary driving force behind the design of the Senior Activity
Club, a multidimensional community service for seniors that emphasizes
physical, social, and psychological aspects. This research aims to develop an
inclusive and economically viable business plan through a mixed-methods
approach: qualitative exploration of the needs and preferences of seniors, and
quantitative analysis to assess the business’s financial viability.
The research was conducted through a combined approach of exploring the
needs of seniors and their families, interviews with potential strategic
partners, and market and financial analysis. Various programs were designed,
including fitness activities, arts activities, hobbies, consultations, and
recreation. Revenue sources come from memberships, additional services, and
collaborative partnerships.
Financial analysis shows that this business plan has good feasibility
indicators in optimistic, moderate, and realistic scenarios. A positive Net
Present Value (NPV) above zero, an Internal Rate of Return (IRR) exceeding the
cost of capital, and a reasonable payback period (PP) provide early signals
that the Senior Activity Club has the potential for further development, both
economically and socially. An action plan has been developed in stages,
starting from team formation, Human Resources training, service trials, and
scale-up. It is hoped that this club will not only be a place for activities,
but also become a second home for seniors, a place where they feel accepted,
valued, and able to continue growing.
Kata Kunci : Lansia, Penuaan Sehat, Komunitas, Perencanaan Bisnis