Gambaran Depresi Pda Remaja Putus Sekolah: Penelitian Pada Remaja Putus Sekolah Menengah Di Kampung Klebengan Depok Sleman, Yogyakarta
Lina Nur Islamiyyah Yunus, dr. Moetrarsi, SKF, DTM&H; dr. Suwono
1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERANPutus sekolah dapat mengakibatkan tekanan pada remaja, sedangkan dorongan emosional pada masa itu seringkali sangat kuat, tidak terkendali dan tampak “irasional”. Akhirnya banyak remaja putus sekolah yang mengalami krisis, konflik, frustasi ataupun depresi. Masalah-masalah ini masih memerlukan perhatian dan pengatasan yang tepat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran depresi pada remaja putus sekolah menengah di Kampung Klebengan. Pada bulan Maret-April 1997 telah dilakukan penelitian secara cross sectional prospektif. Instrumen yang digunakan adalah IDF (Inventori Depresi Remaja). Dari 17 responden yang memenuhi kriteria sebagai subyek penelitian, 11 responden mengalami depresi (64,7%) dan 6 orang tidak mengalami depresi (35,3%). Derajat depresi yang ditemukan berupa depresi ringan 3 orang (27,3%) dan depresi sedang 8 orang (72,7%). Depresi banyak dijumpai pada responden pria, umur 19-21 tahun, bekerja, tingkat pendidikan SLTP, tingkat sisoal ekonomi menengah ke bawah serta responden dengan lama putus sekolah 3 tahun atau kurang.
Kata Kunci : depresi, remaja