Analisis Biaya dan Outcome Terapi Antipsikotik Kombinasi Klozapin-Risperidon-Haloperidol Dibandingkan Kombinasi Klozapin-Risperidon-Trifluoperazin pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta
Nur Zuhelna, Dr. dr. Bambang Hasta Yoga LB. Sp.KJ; Dr. Dwi Endarti, M.Sc., Apt
2025 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik
Skizofrenia merupakan gangguan psikotik berat yang memberikan dampak ekonomi signifikan dalam perawatannya. Antispikotik kombinasi tipikal dan atipikal menjadi kombinasi yang banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui rata-rata biaya total rawat inap dan outcome terapi kombinasi antipsikotik klozapin-ripseridon-haloperidol dibandingkan klozapin-risperidon-trifluoperazin pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan rancangan kohort retrospektif. Populasi penelitian terdiri dari pasien dengan diagnosis skizofrenia yang menerima terapi kombinasi klozapin-risperidon-haloperidol atau klozapin-risperidon-trifluoperazin, dengan jumlah sampel masing-masing sebanyak 32 dan 22 pasien. Penelitian dilakukan dari perspektif rumah sakit sehingga yang dihitung adalah biaya medis langsung. Outcome terapi diukur berdasarkan lama rawat inap pasien sejak menerima kombinasi antipsikotik. Rata-rata biaya diperoleh dari data keuangan rumah sakit, sedangkan data lama rawat inap diambil dari rekam medis pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji T-Independen untuk data terdistribusi normal dan uji Mann-Whitney U untuk data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan outcome terapi berdasarkan lama rawat inap kombinasi klozapin-risperidon-trifluoperazin (15,72±5,11 hari) lebih kecil dibandingkan kelompok klozapin-risperidon-haloperidol (18,78±5,22 hari). Terdapat perbedaan signifikan pada lama rawat inap dengan nilai p=0,037 (p < 0 p=0,952> 0,05).
Schizophrenia is a severe psychotic disorder that imposes a significant economic burden in its management. Typical–atypical antipsychotic combinations are frequently used in clinical practice. This study aimed to determine the average total inpatient cost and therapeutic outcomes of clozapine–risperidone–haloperidol compared with clozapine–risperidone–trifluoperazine combinations in patients with schizophrenia. This study employed a retrospective cohort design. The study population consisted of patients diagnosed with schizophrenia who received either the clozapine–risperidone–haloperidol combination or the clozapine–risperidone–trifluoperazine combination, with sample sizes of 32 and 22 patients, respectively. The study was conducted from a hospital perspective, focusing on direct medical costs. Treatment outcomes were measured based on the length of hospital stay from the initiation of the antipsychotic combination. Average costs were obtained from hospital financial records, while length of stay data were extracted from patients’ medical records. Data analysis was performed using the Independent t-test for normally d±5.11 days) compared to the clozapine–risperidone–haloperidol group (18.78 ± 5.22 days). A significant difference in length of stay was observed, with a p-value of 0.037 (p<0>–risperidone–haloperidol group (Rp 6,476,855.97±1,442,883.01) was lower than that of the clozapine–risperidone–trifluoperazine group (Rp 6,504,609.40 ±1,942,228.61). However, the difference in total treatment costs between the two combination therapies was not statistically significant with a p-value of p = 0.952 (p > 0.05).
Kata Kunci : Skizofrenia, klozapin, risperidon, haloperidol, trifluoperazin, analisis biaya