Pemanfaatan Foto Udara pankromatik hitam putih dan Sistem Informasi Geografis untuk evaluasi lahan budidaya tanaman padi di kecamatan Samigaluh Kulonprogo Yogyakarta
Dhaniar Arwan Priantomo, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.; Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.
2005 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui lokasi lahan yang cocok untuk pengembangan tanaman panili (Vanilla planifolia Andrews) dengan memanfaatkan foto udara dan SIG. Metode yang digunakan adalah integrasi antara penginderaan jauh sebagai sumber data dan SIG sebagai alat bantu dalam analisis dan pengolahan data. Penelitian ini mengambil lokasi di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Luas daerah penelitian meliputi 6758,604 ha yang terbagi menjadi 7 desa, yaitu Purwoharjo, Sidoharjo, Gerbosari, Ngargosari, Pagerharjo, Banjarsari dan Kebonharjo. Foto udara yang dipakai adalah foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 20.000 hasil pemotretan tahun 2000 sebagai sumber data primer. Data sekunder yang digunakan adalah Peta Geologi 1:100.000, Peta Tanah 1:25.000, Peta Kerawanan Bencana Longsor 1: 25.000, Peta Rupa Bumi Indonesia 1:25.000 dan data curah hujan selama 10 tahun (1994-2003). Data yang disadap langsung dari foto udara adalah penggunaan lahan, bentuklahan, dan kerapatan aliran. Data yang merupakan hasil deduksi dari foto udara dibantu data lain adalah tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, drainase tanah, singkapan batuan dan batuan permukaan. Metode yang dipakai untuk menentukan kesesuaian lahan adalah dengan tumpangsusun peta-peta karakteristik fisik lahan yang telah diharkat berdasarkan syarat tumbuh tanaman panili dan tabel dua dimensi untuk penentuan lokasi proritas. Pengambilan sampel untuk uji ketelitian dilakukan dengan metode stratified random sampling untuk penentuan titik sampel. Hasil uji ketelitian hasil interpretasi yang diperoleh adalah ketelitian interpretasi bentuklahan 87,5%, penggunaan lahan 90,625%, kedalaman efektif 87,5%, drainase 90,625% dan singkapan batuan 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui 4 tingkat kesesuaian lahan dengan luas masing-masing Sangat Sesuai (SI) seluas 279,360 ha atau 4,13%, Cukup Sesuai (S2) seluas 4687,545 ha atau 69,35%, Sesuai Marginal (S3) dengan luas lahan 1774,912 ha atau 26,26%, dan Tidak Sesuai (N1) menempati lahan seluas 16,787 ha atau 0,25% dari luas wilayah kecamatan Samigaluh. Pada penentuan lokasi prioritas pengembangan tanaman panili, diketahui bahwa daerah yang menjadi Prioritas I seluas 1716,115 ha atau 25,39%, Prioritas II mempunyai luas 3659,180 ha atau 54,14%, Prioritas III dengan luas 1774,912 ha atau 26,26 %, dan Non Prioritas dengan luas 768,486 ha atau 11,37%.
-
Kata Kunci : Budidaya panili,Foto udara pankromatik hitam putih,sistem informasi geografis,evaluasi lahan,Samigaluh,Kulonprogo,DIY